Gorontalo, Sabtu (11/1/2025) – Komunitas pecinta burung perkutut di Gorontalo, yang tergabung dalam Kung Mania Gorontalo, memulai tahun 2025 dengan gelaran Latihan Bersama (Latber) perdana. Bertempat di Gantangan GBC Kota Gorontalo, acara ini diikuti oleh peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo.
Latber awal tahun ini menjadi ajang uji coba hasil setelan burung perkutut yang dimiliki peserta sekaligus upaya mencetak prestasi. Sekretaris Kung Mania Gorontalo, Rahmat Ishak, menjelaskan bahwa para peserta masih mengandalkan perkutut jenis lokal dan hasil persilangan (krosing), dengan sistem penilaian berbasis gacoran atau jumlah bunyi.
“Kami juga mempersiapkan gantangan kerek untuk kelas tambahan seperti perkutut Bangkok, di mana penilaiannya lebih fokus pada alunan dan variasi suara,” ujar Rahmat.
Rahmat menambahkan, kegiatan Latber ini rutin diadakan setiap dua pekan sebagai program tetap. Ke depan, mereka berencana meningkatkan skala kegiatan menjadi Latihan Prestasi (Latpres) atau bahkan turnamen berskala Cup pada momen-momen tertentu.
“Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi, edukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga satwa, serta membangun komunitas yang memberikan hiburan dan kontribusi ekonomi tingkat menengah,” tambah Rahmat.
Ketua Kung Mania Gorontalo, Ahmad Rizak, mengungkapkan rencana jangka panjang untuk mengundang peserta dari luar daerah. “Kami ingin meningkatkan kualitas dan popularitas Gorontalo sebagai daerah yang mampu bersaing dengan komunitas Kung Mania dari provinsi lain yang lebih eksis,” tuturnya.
Komunitas Kung Mania Gorontalo menunjukkan konsistensinya dengan terus mengadakan Latber secara rutin. Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat peran positif komunitas dalam menciptakan ekosistem yang bermanfaat di berbagai aspek, baik prestasi maupun ekonomi.





















