Dua Legislator Perempuan DPRD Gorontalo Perjuangkan DOB Bone Pesisir, Tak Ingin Terpinggirkan

Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Yeyen Sidiki dan Femy Udoki (F. Dok)
Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Yeyen Sidiki dan Femy Udoki (F. Dok)

Otanaha.id -

JAKARTA – Perjuangan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bone Pesisir terus berlanjut. Dua legislator perempuan dari Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Yeyen Sidiki dan Femy Udoki, menunjukkan sikap tegas dalam memastikan Bone Pesisir tetap masuk dalam daftar usulan DOB di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Langkah ini mereka ambil setelah beredar kabar bahwa Bone Pesisir sempat hilang dari daftar pembahasan. Keduanya bersama rombongan Komisi I dan IV DPRD Provinsi Gorontalo langsung melakukan audiensi dengan Kemendagri pada Jumat (07/02/2025).

Dalam pertemuan tersebut, mereka mempertanyakan alasan di balik hilangnya Bone Pesisir dari daftar usulan, mengingat wilayah ini telah lama diperjuangkan dan dinilai paling siap untuk menjadi daerah otonom baru.

Yeyen Sidiki menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam jika aspirasi masyarakat diabaikan. Ia menyampaikan berbagai argumentasi hingga akhirnya Kemendagri kembali mencantumkan Bone Pesisir dalam daftar usulan.

Sementara itu, Femy Udoki menyoroti pentingnya pengawalan ketat terhadap dokumen dan proses administrasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Dengan perkembangan terbaru ini, harapan masyarakat Bone Pesisir kembali membuncah. Namun, perjuangan belum berakhir. Legislator DPRD Gorontalo memastikan bahwa mereka akan terus mengawal hingga Bone Pesisir benar-benar mendapat status sebagai daerah otonomi baru.