GORONTALO – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Gorontalo, Alan Lahay, memberikan dukungannya terhadap perayaan Cap Go Meh yang berlangsung di daerah tersebut. Menurutnya, acara ini bukan hanya menjadi bagian dari tradisi masyarakat Tionghoa, tetapi juga simbol kebersamaan serta kerukunan antarumat beragama.
“Cap Go Meh atau yang sering disebut Barongsai oleh masyarakat umum adalah bentuk nyata dari toleransi dan persaudaraan di Kota Gorontalo. Setiap kali perayaan ini digelar, masyarakat selalu antusias untuk menyaksikannya,” ujar Alan.
Selain menjadi ajang budaya, Alan juga mengapresiasi keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam menyukseskan acara tersebut. Menurutnya, partisipasi aktif dari berbagai kalangan menunjukkan bahwa Kota Gorontalo memiliki semangat kebersamaan yang kuat.
“Saya sangat mengapresiasi solidaritas yang ditunjukkan oleh berbagai pihak dalam membantu kelancaran acara ini. Hal seperti inilah yang membuat Kota Gorontalo tetap damai dan harmonis,” tambahnya.
Lebih lanjut, Alan menyoroti dampak positif perayaan Cap Go Meh terhadap perekonomian masyarakat, khususnya bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan banyaknya pengunjung yang hadir, otomatis akan terjadi peningkatan transaksi yang menguntungkan para pedagang.
“Kegiatan ini secara tidak langsung membantu meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM. Selain itu, dengan meningkatnya aktivitas ekonomi, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Gorontalo juga bisa ikut bertambah,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, Alan mengajak seluruh masyarakat, baik yang berada di Kota Gorontalo maupun di luar daerah, untuk turut serta meramaikan perayaan Cap Go Meh dan menikmati berbagai atraksi menarik yang disuguhkan.
“Mari kita bersama-sama merayakan kebersamaan dalam keberagaman dan menikmati sajian budaya yang penuh makna,” tutupnya.



















