Gorontalo – Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi menggelar Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) untuk pertama kalinya. Ujian ini menjadi tonggak sejarah bagi FK UNG, menandai langkah besar dalam mencetak lulusan dokter pertamanya.
Wakil Dekan I FK UNG, Vivien Novarina A. Kasim, mengungkapkan bahwa UKMPPD terdiri dari dua tahap, yakni ujian teori Multiple Choice Questions – Computer Based Test (MCQs-CBT) yang telah dilaksanakan pada Sabtu, 15 Februari 2025, serta ujian praktik Objective Structured Clinical Examination (OSCE) yang dijadwalkan pada 22 Februari 2025.
“Fakultas Kedokteran UNG telah memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan oleh Panitia Nasional UKMPPD, termasuk penyediaan assessment lab CBT dan OSCE sebagai pusat ujian,” ujar Vivien.
Setelah melalui proses asesmen ketat satu bulan sebelumnya, kedua laboratorium tersebut akhirnya mendapatkan sertifikasi sebagai pusat ujian resmi UKMPPD. Dengan begitu, mahasiswa FK UNG kini bisa mengikuti ujian kompetensi tanpa harus pergi ke luar daerah.
Cetak Sejarah, UNG Siap Lahirkan Dokter Pertama
Angkatan pertama Program Profesi Dokter FK UNG telah menyelesaikan 14 stase klinik sejak Februari 2023. Jika lulus UKMPPD dalam periode Februari dan Mei, mereka akan menjadi lulusan dokter pertama yang dihasilkan oleh UNG.
“Ini adalah momen bersejarah bagi FK UNG. Kami berharap seluruh mahasiswa dapat lulus dan menjadi dokter yang kompeten serta siap mengabdi kepada masyarakat,” tambah Vivien.
Dengan pelaksanaan UKMPPD ini, FK UNG semakin menunjukkan kesiapannya sebagai institusi yang mampu mencetak tenaga medis berkualitas. Ujian perdana ini menjadi awal dari komitmen FK UNG dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan, khususnya di Gorontalo.



















