KOTA GORONTALO – Setelah sebulan mengalami gangguan akibat banjir besar pada Januari lalu, pasokan air bersih di Kota Gorontalo akhirnya kembali normal. Perumda Muara Tirta telah menyelesaikan perbaikan pipa transmisi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Botu yang rusak akibat bencana tersebut.
Direktur Perumda Muara Tirta, Lucky Paudi, mengungkapkan bahwa perbaikan pipa kini telah mencapai tahap akhir, yakni pembersihan sisa lumpur di Water Treatment Plant (WTP) dan area pengambilan air baku.
“Proses perbaikan ini memakan waktu sekitar satu bulan. Saat ini, kami sudah memasuki tahap pembersihan sisa lumpur sebelum pendistribusian kembali dilakukan secara normal,” ujar Lucky pada Selasa (25/2/2025).
Salah satu tantangan terbesar dalam proyek ini adalah proses negosiasi dengan pemilik lahan untuk pemindahan pipa baru. Namun, dengan berbagai upaya, tantangan ini berhasil diatasi demi kelancaran suplai air bersih bagi warga.
Pipa baru yang telah dipasang memiliki kapasitas 150 liter per detik dan akan mulai dioperasikan pada Selasa malam, pukul 20.00 hingga 23.00 WITA. Meski demikian, distribusi air dilakukan secara bertahap karena membutuhkan waktu untuk mencapai seluruh jaringan.
“Air tidak bisa langsung mengalir ke semua pelanggan seperti listrik yang hanya membutuhkan energi. Distribusinya butuh waktu dan ruang,” jelas Lucky.
Perumda Muara Tirta menargetkan distribusi air bersih bisa kembali sepenuhnya normal sebelum bulan suci Ramadan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman tanpa kendala pasokan air.




















