Banjir Kembali Rendam Talumolo, 13 Rumah Terdampak dan Fasilitas Rusak

Salah satu rumah warga kelurahan talumolo terendam air usai banjir melanda ( F. Fahri)
Salah satu rumah warga kelurahan talumolo terendam air usai banjir melanda ( F. Fahri)

Otanaha.id -

Kota Gorontalo – Banjir kembali melanda Kelurahan Talumolo, Kota Gorontalo, setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa jam terakhir. Kondisi ini hampir sama dengan peristiwa banjir yang terjadi beberapa hari sebelumnya, yang juga menyebabkan kerusakan dan genangan air di permukiman warga.

Menurut pantauan tim di lapangan, hujan deras yang berlangsung dalam waktu lama memicu luapan air hingga merendam sejumlah rumah warga. Fungsional Ahli Muda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gorontalo, Mulyono Mardjun, mengonfirmasi bahwa sedikitnya 13 rumah warga terdampak akibat banjir kali ini. Beberapa fasilitas umum dan infrastruktur juga mengalami kerusakan.

“Banjir ini menyebabkan kerusakan pada sarana dan prasarana warga, termasuk dinding salah satu rumah warga yang roboh akibat terjangan air,” ungkap Mulyono saat dikonfirmasi, Minggu (9/3).

Pemerintah Kelurahan Talumolo bersama BPBD Kota Gorontalo telah melakukan pendataan dan upaya tanggap darurat untuk membantu warga terdampak. Tim BPBD juga menyalurkan bantuan darurat berupa logistik dan kebutuhan dasar lainnya kepada warga yang terdampak.

“Upaya penanganan darurat sudah kami lakukan, termasuk evakuasi warga ke tempat yang lebih aman dan pendistribusian bantuan kebutuhan pokok,” tambah Mulyono.

Banjir ini memperparah kondisi warga yang sebelumnya sudah terdampak oleh peristiwa serupa. Beberapa warga terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat atau posko yang disediakan oleh pemerintah setempat.

Hingga saat ini, BPBD Kota Gorontalo terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kondisi warga yang terdampak tetap aman. Pemerintah juga mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Perlu kewaspadaan tinggi karena curah hujan diperkirakan masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan. Kami juga mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan banjir untuk segera melapor jika terjadi peningkatan debit air,” tutup Mulyono.

Banjir di Talumolo ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan sistem drainase dan mitigasi bencana guna mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa mendatang.