Warga Suwawa Bertahan di Rumah Meski Banjir Melanda, Pilih berjaga Ketimbang Mengungsi.

Luapan Air Memasuki Rumah Warga Akibat Banjir ( F. Fahri)
Luapan Air Yang Memasuki Rumah Warga Akibat Banjir ( F. Fahri)

Otanaha.id -

Suwawa, Selasa (11/3/2025) — Sejumlah warga di Kecamatan Suwawa dan sekitarnya terpaksa bertahan di rumah saat banjir melanda wilayah tersebut sejak Selasa sore. Meskipun air telah menggenangi rumah hingga setinggi mata kaki orang dewasa, warga memilih tidak mengungsi demi menjaga harta benda mereka dari kemungkinan kehilangan atau kerusakan.

Mukmin, salah seorang warga Desa Boludawa, mengungkapkan bahwa dirinya bersama keluarga lebih memilih bertahan di rumah meski kondisi cukup memprihatinkan. Menurutnya, meninggalkan rumah dalam kondisi seperti ini terlalu berisiko karena bisa membuka peluang terjadinya pencurian atau kerusakan pada barang berharga.

“Saat ini banjir masih menggenangi hingga setinggi mata kaki orang dewasa. Kami tetap bertahan karena menjaga barang-barang berharga yang ada di dalam rumah,” ungkap Mukmin kepada wartawan.

Mukmin menuturkan bahwa banjir mulai merendam rumahnya sejak pukul 18.00 WITA. Hingga saat ini, dirinya dan anggota keluarga terus berusaha membersihkan material yang terbawa arus banjir, seperti lumpur dan sampah. Mereka juga berusaha mengeluarkan air dari dalam rumah dengan menggunakan alat pompa.

“Kami masih sementara melakukan penyaringan menggunakan alat pompa air untuk mengeluarkan air yang masuk ke dalam rumah,” tambahnya.

Banjir yang melanda Kecamatan Suwawa ini diduga disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi sejak beberapa hari terakhir. Kondisi drainase yang tersumbat juga memperparah genangan air di kawasan permukiman warga. Selain Desa Boludawa, sejumlah desa lain di Kecamatan Suwawa juga dilaporkan terdampak banjir, meski dengan tingkat keparahan yang bervariasi.

Sejauh ini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa akibat banjir. Namun, warga berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan untuk memperbaiki sistem drainase dan memberikan bantuan kepada warga terdampak.

“Kami berharap pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi masalah ini, karena kalau dibiarkan, genangan air bisa menyebabkan penyakit dan merusak rumah-rumah warga,” ujar Mukmin dengan nada penuh harap.

Sementara itu, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten setempat telah diterjunkan ke lokasi untuk memantau situasi dan menyalurkan bantuan darurat kepada warga yang terdampak. Pihak BPBD mengimbau warga agar tetap waspada dan segera melapor jika kondisi memburuk.

Banjir di Kecamatan Suwawa ini menjadi pengingat akan pentingnya perbaikan sistem drainase dan pengelolaan lingkungan untuk mencegah bencana serupa di masa mendatang. Warga berharap ada solusi konkret agar kejadian ini tidak terus terulang setiap musim hujan tiba.