Gubernur Gusnar Paparkan LKPJ 2024 di Rapat Paripurna, Evaluasi Pencapaian

Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo (F. Ist)
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo (F. Ist)

Otanaha.id -

GORONTALO – Rapat paripurna DPRD Provinsi Gorontalo pada Selasa (11/3) menjadi momentum penting bagi Gubernur Gusnar Ismail dalam menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2024. Didampingi Wakil Gubernur Idah Syahidah, Gubernur Gusnar memaparkan secara rinci berbagai capaian yang diraih selama masa pemerintahan dua Penjabat Gubernur (Penjagub) tahun lalu, yakni Ismail Pakaya dan Rudy Salahuddin.

Penyampaian LKPJ ini merupakan agenda kedua dalam rangkaian rapat paripurna, setelah sehari sebelumnya Gubernur Gusnar telah memberikan pidato perdananya sebagai gubernur terpilih. Dalam laporannya, Gusnar menyoroti keberhasilan yang telah dicapai, tantangan yang dihadapi, serta upaya strategis yang akan dilakukan untuk memperbaiki kinerja pemerintahan di tahun 2025.

“Evaluasi terhadap kinerja pemerintahan tahun lalu sangat penting agar kita bisa menentukan langkah yang lebih terukur dan efektif ke depannya,” ujar Gusnar dalam sambutannya.

Beberapa sektor utama yang disoroti dalam LKPJ ini mencakup peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan pertumbuhan ekonomi daerah. Gusnar menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam memperbaiki kinerja pemerintahan, termasuk merespons masukan dari masyarakat.

Untuk memperkuat evaluasi dan pembahasan LKPJ, DPRD Gorontalo membentuk Panitia Khusus (Pansus) yang akan mendalami laporan tersebut secara lebih terperinci. Yeyen Saptiani Sidiki ditunjuk sebagai Ketua Pansus, didampingi Umar Karim sebagai Wakil Ketua. Pansus ini diharapkan dapat memberikan kajian mendalam dan masukan strategis bagi perbaikan tata kelola pemerintahan ke depan.

“Kami akan bekerja secara objektif dan menyeluruh dalam menelaah laporan ini. Hasil evaluasi dari Pansus akan menjadi dasar penting bagi pemerintah provinsi dalam menyusun kebijakan strategis di tahun 2025,” ungkap Yeyen Saptiani Sidiki.

Dengan adanya evaluasi mendalam dari Pansus, diharapkan berbagai kebijakan strategis yang diambil oleh Pemprov Gorontalo pada tahun 2025 dapat lebih terarah, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Gorontalo secara nyata