Warga Bilungala Desak Pemerintah Segera Revitalisasi Sungai Bilungalala

Sungai Sungai Bilungala Selalu menyebabkan banjir.( Foto : Fahri)
Sungai Sungai Bilungala Selalu menyebabkan banjir.( Foto : Fahri)

Otanaha.id -

BONEBOLANGO – Warga Desa Bilungala, Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bonebolango, mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan revitalisasi Sungai Bilungala yang hingga kini belum mendapat penanganan serius, meski telah beberapa kali menyebabkan banjir.

Sungai Bilungala yang melintasi tiga desa di Kecamatan Bonepantai ini terakhir kali menyebabkan banjir besar pada Agustus 2024 lalu. Sebanyak 106 kepala keluarga (KK) terdampak, dan tanggul sungai sempat jebol akibat derasnya arus. Dampak erosi dari banjir tersebut kini membuat jarak antara rumah warga dan aliran sungai semakin dekat, hanya tinggal beberapa meter.

Default Caption
Default Caption

Beberapa warga mengaku pemerintah sempat meninjau lokasi dan mengambil dokumentasi, namun hingga saat ini belum ada tindakan nyata.

“Dorang ini (pemerintah) mo datang kamari cuman mo ba foto, baru sudah so tidak ada. Mo banjir kamari ulang, cuman dorang mo foto,” ujar salah seorang warga dengan nada kecewa.

Saat intensitas hujan tinggi, sungai kerap meluap dan kembali merendam rumah warga. Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat lebih peka dan serius dalam merespons keluhan warga serta segera mengambil langkah konkret untuk penanganan jangka panjang.

Sementara itu, Kepala BPBD Provinsi Gorontalo, Bambang Tri Handoko, menyampaikan bahwa kewenangan revitalisasi sungai berada di tangan Balai Sungai.

“Sungai itu kewenangan Balai Sungai. Kami tidak bisa semena-mena masuk karena nanti tidak sesuai dengan teknis mereka,” jelas Bambang.

BPBD, lanjutnya, hanya bertugas dalam hal evakuasi darurat, pemetaan daerah rawan bencana, dan penanganan saat tanggap darurat berlangsung.