Gorontalo – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hamzah Idrus, meminta aparat kepolisian mengusut tuntas insiden kematian seorang pekerja dalam proyek strategis nasional pembangunan Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Insiden tersebut terjadi pada Senin, 5 Mei 2025, saat berlangsungnya kegiatan blasting (peledakan) di area proyek. Hamzah menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya pekerja akibat kecelakaan kerja tersebut.
“Kami menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pekerja dalam insiden kecelakaan kerja akibat kegiatan blasting di proyek Bendungan Bulango Ulu,” ujar Hamzah.
Ia menegaskan pentingnya investigasi komprehensif oleh pihak manajemen proyek dan perusahaan pelaksana guna mengungkap akar penyebab kecelakaan. Hamzah juga mendesak instansi terkait, seperti Dinas Ketenagakerjaan, untuk segera memeriksa penerapan standar keselamatan kerja (K3) di lokasi proyek.
“Kejadian ini menuntut evaluasi menyeluruh terhadap penerapan standar K3. Jika ditemukan pelanggaran atau kelalaian, harus ada tindakan tegas berupa sanksi,” tegasnya.
Selain itu, Hamzah menekankan pentingnya pemenuhan hak-hak keluarga korban, termasuk santunan, jaminan sosial, dan perhatian dari perusahaan maupun pemerintah sebagai bentuk tanggung jawab moral dan hukum.
Ia menutup pernyataannya dengan menyerukan pentingnya kedisiplinan dalam menerapkan protokol keselamatan kerja.
“Keselamatan pekerja sebagai aset vital pembangunan daerah harus menjadi prioritas utama dalam setiap proyek pembangunan,” pungkasnya.





















