Gorontalo, 8 Mei 2025 – Mahasiswa Program Studi Administrasi Pemerintahan Daerah (APD), Fakultas Pemerintahan dan Sektor Publik (FPSP), Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo mengikuti kegiatan studi lapangan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Gorontalo.
Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menerapkan teori yang dipelajari di kelas, khususnya terkait tata kelola pemerintahan, pelayanan administrasi, serta membangun jejaring profesional di lingkungan pemerintahan daerah.
Studi lapangan ini terkait erat dengan mata kuliah Kepemimpinan Pemerintahan Daerah yang diasuh oleh Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG), Dr. Azis Rachman, M.M., serta didampingi oleh Dekan FPSP Sitti Nurtina, M.H.I., Ketua Prodi APD Ely Ibrahim, M.Si., dan dosen pendamping lainnya seperti Nuzmerini, M.M., serta Desy Mantau, S.E.
Dr. Azis menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan keterampilan dan wawasan mahasiswa, terutama dalam memahami langsung tugas dan fungsi aparatur pemerintah, mulai dari pelayanan publik, pengelolaan administrasi, birokrasi, hingga proses pengambilan kebijakan.
“Melalui pengalaman langsung ini, mahasiswa dapat mengasah kompetensi mereka, terutama dalam bidang investasi dan pelayanan perizinan, serta membangun kesiapan mereka sebagai pelayan masyarakat di masa depan,” ujar Dr. Azis.
Kepala Dinas PMPTSP Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, M.T., menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Dinas PMPTSP berperan strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya dalam peningkatan investasi dan pelayanan perizinan yang efisien dan terpadu.
Dekan FPSP, Sitti Nurtina, M.H.I., menambahkan bahwa dipilihnya Dinas PMPTSP sebagai lokasi studi lapangan didasarkan pada kinerja instansi tersebut dalam menerapkan prinsip Good Governance—yakni pengelolaan pemerintahan yang efisien, transparan, akuntabel, partisipatif, dan adil.
Ia juga menyoroti peran penting pimpinan Dinas dalam membangun soliditas internal dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pelayanan publik berbasis aplikasi digital, peningkatan jumlah investor, dan meningkatnya modal yang masuk ke Provinsi Gorontalo.
“Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan di masa mendatang,” pungkasnya.





















