Kota Gorontalo – DPRD Kota Gorontalo menyampaikan tiga rekomendasi penting kepada Pemerintah Kota dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota, sebagai hasil evaluasi atas kinerja selama satu tahun anggaran.
Anggota DPRD, Herman Haluti, menegaskan bahwa peningkatan pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur menjadi perhatian utama lembaga legislatif.
“Kami merekomendasikan peningkatan pelayanan dasar yang benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
DPRD juga menyoroti perlunya peningkatan pendapatan daerah yang sejalan dengan efektivitas belanja. Anggaran dinilai harus dialokasikan untuk program yang berdampak langsung, termasuk dukungan nyata bagi pelaku UMKM.
“Masih banyak pelaku usaha kecil yang belum menerima bantuan, baik berupa fasilitas usaha, kemudahan perizinan, maupun dukungan lainnya,” tambah Herman.
Selain itu, DPRD menekankan agar belanja daerah diarahkan untuk mendukung kepentingan masyarakat dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemberdayaan sektor usaha mikro.
Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Dungingi juga mendapat sorotan. Herman menegaskan bahwa perhatian DPRD lebih pada keberlanjutan dan manfaat proyek, bukan aspek hukumnya yang kini ditangani aparat penegak hukum.
“Yang kami pertanyakan adalah langkah konkret pemerintah daerah dalam menyelesaikan proyek yang masih terbengkalai ini,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh masukan DPRD dalam rapat LKPJ bersifat rekomendatif, sedangkan pelaksanaannya menjadi kewenangan eksekutif.





















