Gorontalo – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Budaya (FIPB) Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo menggelar Webinar Nasional bertajuk “Transformasi Perguruan Tinggi Membentuk Pemimpin Berkarakter di Era Digital”, Kamis (15/5/2025) pagi, melalui aplikasi Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti hampir 300 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Webinar menghadirkan empat narasumber nasional, yaitu:
1. Prof. Dr. Agus Kristanto, M.Pd, Ketua APS-TPI, dengan materi Revitalisasi Nilai Karakter dalam Kurikulum Pendidikan dan Budaya Kampus di Era Digital.
2. Dr. Azis Rachman, MM, Ketua APTISI Provinsi Gorontalo, yang membawakan materi Strategi Membangun Kolaborasi PTS dalam Mewujudkan Pemimpin Muda Berkarakter di Tengah Tantangan Digitalisasi.
3. Prof. Dr. Novianty Djafry, Ketua DPW Perempuan ICMI Gorontalo, dengan topik Kepemimpinan Inklusif dan Berkarakter oleh Perempuan di Dunia Pendidikan Tinggi.
4. Dr. Imam Mashudi, M.Pd, Dekan FIPB UBM, yang menyampaikan materi Menjadi Pendidik Pembentuk Karakter di Era Digital: Antara Teknologi, Teladan, dan Nilai.
Rektor UBM Gorontalo, Dr. Titin Dunggio, M.Si, M.Kes, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam meningkatkan mutu akademik dan budaya literasi di lingkungan UBM. “Kami mendorong setiap program studi untuk aktif memfasilitasi kegiatan ilmiah bagi dosen dan mahasiswa, agar budaya literasi tumbuh kuat di kampus,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua APTISI Gorontalo sekaligus Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo, Dr. Azis Rachman, mengungkapkan pentingnya dukungan pemerintah terhadap perguruan tinggi swasta (PTS). Dari total 4.442 perguruan tinggi di Indonesia, hanya 184 berstatus negeri, selebihnya 4.258 dikelola swasta. Ia menyoroti ketimpangan akses dan anggaran antara PTN dan PTS.
Dr. Azis mendorong adanya kebijakan deregulasi pendidikan tinggi yang mencakup:
Penyederhanaan aturan akreditasi
Pengurangan aplikasi administrasi kampus
Penghapusan syarat akreditasi untuk beasiswa LPDP
Kemudahan kerja sama antara perguruan tinggi dan mitra industri
“PTS masih menghadapi tantangan besar, mulai dari rendahnya daya beli masyarakat hingga regulasi yang menghambat inovasi. Pemerintah perlu mengambil langkah deregulasi strategis agar PTS mampu bersaing dan mencetak SDM unggul,” tegasnya.
Dekan FIPB, Dr. Imam Mashudi, menutup webinar dengan menegaskan pentingnya pendidikan karakter di perguruan tinggi agar tertanam dalam kurikulum. “Hardiknas adalah momentum tepat untuk menghidupkan kembali nilai-nilai karakter mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan,” ungkapnya.
Webinar ditutup dengan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya narasumber dan peserta yang mengikuti kegiatan dengan antusias hingga akhir.




















