Gorontalo – Seorang Dosen Program Studi Hubungan Internasional (HI), Fakultas Pemerintahan dan Sektor Publik (FPSP), Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo, berhasil meraih gelar Doktor (Ph.D) dalam bidang Linguistik dari Beihang University, sebuah universitas riset terkemuka yang didirikan pada tahun 1952 di Beijing, Tiongkok.
Adalah Ismail Tahir, M.Pd., Ph.D., dosen tetap Prodi HI FPSP UBM Gorontalo, yang memulai studi doktoralnya sejak tahun 2019. Akibat pandemi Covid-19, ia sempat mengambil cuti akademik, dan kembali melanjutkan studinya pada tahun 2023. Puncaknya, pada 24 Mei 2025, ia berhasil menyelesaikan pendidikan doktoralnya dan resmi menyandang gelar Ph.D.
Ismail Tahir memperoleh beasiswa dari Chinese Scholarship Council (CSC) dan menjalani pendidikan di Beihang University. Disertasinya mengangkat tema komunikasi penutur multibahasa dalam interaksi digital, dengan fokus pada konstruksi identitas global dan lokal melalui praktik translanguaging pragmatik.
“Selama di Tiongkok, saya menghadapi banyak tantangan, terutama dari sisi bahasa, budaya, dan adaptasi cuaca di musim gugur, semi, dan dingin. Namun, saya menjadikan semua tantangan itu sebagai pengalaman hidup yang berharga,” ungkap Ismail.
Ia juga menjelaskan bahwa kehidupan di Tiongkok sangat disiplin dan terstruktur. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, turut membentuk karakter dan rasa tanggung jawab yang kuat terhadap tujuan.
Dalam proses studinya, Ismail tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif membangun jejaring dengan mahasiswa lokal dan internasional, serta memperluas perspektif tentang hubungan antara bahasa, budaya, dan diplomasi.
Setelah menyelesaikan studi, Ismail menyatakan siap kembali ke Gorontalo dan mengabdikan ilmu serta pengalaman yang diperoleh di Tiongkok untuk mengembangkan Kampus UBM Gorontalo, yang memiliki visi Unggul, Profesional, dan Mengglobal. Ia berkomitmen untuk mendorong pengembangan riset linguistik terapan dalam konteks hubungan internasional serta menjalin kerja sama akademik dan non-akademik antara Indonesia dan Tiongkok, khususnya dalam bidang bahasa dan budaya.
“Dengan ilmu dan pengalaman yang saya miliki, saya ingin memotivasi mahasiswa dan rekan dosen di UBM Gorontalo untuk terus fokus pada studi demi meraih ilmu pengetahuan dan menyebarkan kebaikan,” ujarnya penuh semangat.
Selama menempuh studi di Beihang University, Ismail aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan publikasi, di antaranya:
1. Pemateri dalam Konferensi di Guangdong Foreign Studies University, Guangzhou (2023);
2. Peserta konferensi kolaborasi antara UBM Gorontalo dan Polytechnic University of the Philippines (2024);
3. Penulis dua artikel yang telah terbit di jurnal bereputasi internasional terindeks Scopus (Q1 dan Q4), serta ESCI;
4. Penulis satu artikel yang telah diterima untuk publikasi di jurnal Scopus Q1;
5. Penulis empat artikel yang terbit di jurnal nasional terindeks SINTA (1 artikel SINTA 1 dan 3 artikel SINTA 2);
6. Penulis enam book chapter dalam enam buku ber-ISBN;
7. Peraih lima sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI).






















