UNBITA Gelar Donor Darah, Pendonor Dapat Voucher Belanja UMKM

UMBITA Gorontalo dan PMI Provinsi Gorontalo, Gelar Aksi Donor Darah di Kampus UNBITA, Rabu 28/5 ( Foto: Fahri)
UMBITA Gorontalo dan PMI Provinsi Gorontalo, Gelar Aksi Donor Darah di Kampus UNBITA, Rabu 28/5 ( Foto: Fahri)

Otanaha.id -

GORONTALO – Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi lokal melalui kegiatan donor darah yang digelar bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Gorontalo, Rabu (28/5/2025).

‎Tidak hanya sekadar mendonorkan darah, para pendonor kali ini juga mendapatkan apresiasi berupa voucher belanja senilai Rp50.000 yang dapat digunakan di Bisnis Centre UMKM Titik Nol milik UNBITA.

‎Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus ini terbuka untuk mahasiswa, dosen, staf, dan masyarakat umum. Setiap tiga bulan sekali, UNBITA rutin menyelenggarakan donor darah sebagai bagian dari program kerja sosial yang sudah menjadi agenda tetap bersama PMI.

‎Koordinator Humas UNBITA, Agum Tubuon, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya bertujuan untuk mendukung ketersediaan stok darah di Gorontalo, tetapi juga bagian dari implementasi misi sosial kampus.

Foto : Proses Registrasi Pendonor Darah 

‎“Kegiatan ini rutin kami adakan setiap tiga bulan. Selain membantu PMI, ini juga menjadi bentuk nyata keterlibatan kampus dalam kehidupan sosial masyarakat,” ungkap Agum.

‎Lebih lanjut, Agum menyampaikan pesan dari Rektor UNBITA yang menekankan pentingnya setiap program kampus memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

‎“ IBu Rektor selalu menekankan bahwa perguruan tinggi tidak boleh hanya fokus pada akademik. Harus ada kontribusi nyata yang dirasakan masyarakat, sesuai arahan kebijakan pemerintah pusat,” tambahnya.

‎Yang menarik, dalam pelaksanaan donor darah kali ini, UNBITA memberikan sesuatu yang berbeda. Para pendonor tidak lagi menerima uang tunai seperti sebelumnya, melainkan voucher senilai Rp50.000 yang bisa ditukarkan dengan produk UMKM di Bisnis Centre kampus.

‎ “Kami bekerja sama dengan pelaku UMKM lokal. Melalui Bisnis Centre Titik Nol, hasil karya UMKM bisa lebih dikenal dan terbantu pemasarannya. Voucher ini berlaku selama 14 hari dan bisa digunakan untuk berbelanja berbagai produk buatan lokal,” jelas Agum.

‎Setiap kegiatan donor darah, UNBITA berhasil mengumpulkan setidaknya 60 kantong darah. Namun lebih dari itu, langkah UNBITA memberikan voucher belanja dari UMKM lokal menjadi terobosan baru yang berdampak ganda: menyelamatkan nyawa sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

‎Dengan langkah ini, UNBITA tidak hanya menjadi pusat ilmu, tapi juga motor penggerak sosial dan ekonomi lokal yang berdaya guna.