Oknum Polisi di Bone Bolango Diduga Setubuhi dan Peras Mahasiswi, Korban Lapor ke Polisi

Ilustrasi
Ilustrasi

Otanaha.id -

‎Bone Bolango – Seorang mahasiswi asal Makassar diduga menjadi korban persetubuhan dan pemerasan oleh oknum anggota Polres Bone Bolango. Kasus ini kini tengah ditangani pihak kepolisian setelah korban resmi melapor.

‎Hal ini diungkapkan Haris Panto, paman korban, saat dikonfirmasi awak media pada Kamis malam (29/5/2025). Menurut Haris, keponakannya yang sedang menempuh pendidikan S1 Farmasi di Makassar, tiba-tiba diminta pulang ke Gorontalo oleh terduga pelaku pada 9 Mei 2025 lalu.

‎“Kepulangan korban ke Gorontalo itu tanpa sepengetahuan kami. Dia justru tinggal di rumah pelaku selama sekitar dua minggu,” jelas Haris.

‎Mirisnya, rumah yang dimaksud merupakan kediaman orang tua pelaku, dan yang bersangkutan diketahui telah memiliki istri. Namun, sang istri tidak mengetahui keberadaan korban di rumah tersebut.

‎Haris mengatakan, keluarga memang mengetahui keduanya memiliki hubungan asmara. Bahkan, pelaku kerap menjanjikan akan menikahi korban. Namun, janji tersebut tak pernah ditepati.

‎”Keponakan saya juga sempat menolak tawaran dinikahi, tapi kemudian dia dipaksa melakukan hubungan badan dan diancam. Kalau menolak, hubungan mereka akan disebarkan,” ujar Haris.

‎Ia menambahkan, bukti berupa percakapan antara korban dan pelaku telah diamankan. Selain itu, korban sudah menjalani visum di RS Toto Kabila, Bone Bolango, dan hasilnya saat ini masih dalam proses.

‎Pihak keluarga berharap kasus ini mendapat perhatian serius dan pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku. “Kami minta ada kepastian hukum. Jangan sampai pelaku lepas begitu saja,” tegas Haris.

‎Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bone Bolango, AKP Yudhi Prastyo, membenarkan adanya laporan dugaan persetubuhan. Pihaknya akan mendalami laporan lanjutan terkait unsur pengancaman dan pemerasan.

‎“Jika memang ada unsur pemerasan dan ancaman, tentu akan kami proses lebih lanjut,” tandas AKP Yudhi pada Jumat sore (30/5/2025).