Gorontalo, 3 Juni 2025 – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Gorontalo menggelar pasar murah bersubsidi di Jalan Tondano, Kecamatan Sipatana.
Kegiatan ini tidak hanya menekan harga bahan pokok yang mulai merangkak naik, tetapi juga menaruh perhatian khusus pada kelompok rentan seperti lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
Disperindag menyediakan 1.200 paket sembako bersubsidi, masing-masing berisi:
Beras lokal 5 kg
Cabai rawit 0,25 kg
Telur ayam 10 butir
Bawang merah 0,5 kg
Gula pasir 2 kg
Minyak goreng 1 liter
Paket ini dijual dengan harga Rp100.000, setelah mendapatkan subsidi 50 persen dari Pemerintah Kota Gorontalo.
Plt. Kepala Disperindag Kota Gorontalo, Haryono Soeronoto, menjelaskan bahwa pasar murah ini dirancang agar tepat sasaran dan berpihak pada mereka yang paling terdampak fluktuasi harga bahan pokok.
“Kami ingin memastikan lansia dan penyandang disabilitas tetap bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang sangat terjangkau. Mereka mendapat prioritas dalam pembagian paket,” ujar Haryono.
Untuk mencegah antrean panjang dan penumpukan massa, panitia memberlakukan sistem verifikasi dengan menunjukkan KTP dan membagikan voucher belanja khusus. Warga yang tidak mampu hadir secara langsung, terutama lansia dan penyandang disabilitas, difasilitasi melalui penjemputan paket oleh anggota keluarga atau relawan yang ditunjuk RT/RW setempat.
.
Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, terutama mereka yang sebelumnya kesulitan membeli bahan pokok karena harga di pasaran terus naik.
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, dijadwalkan meninjau langsung kegiatan ini sebagai bentuk dukungan dan pengawasan atas pelaksanaan program subsidi pangan tersebut.
Disperindag menyebut pasar murah ini bisa diperluas ke kecamatan lain bila dibutuhkan, terutama jika harga pasar terus menunjukkan tren naik menjelang hari raya.
“Pasar murah ini tidak sekadar kegiatan seremonial, tapi intervensi konkret untuk menjaga daya beli masyarakat,” tegas Haryono.
Dengan subsidi yang signifikan dan penekanan pada keadilan sosial, Pemerintah Kota Gorontalo berharap kegiatan ini dapat mengurangi beban masyarakat dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi semua lapisan warga, tanpa terkecuali.






















