Gorontalo – Dalam semangat keimanan merayakan Hari Raya Idul Adha 1446 H, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (ORWIL) Provinsi Gorontalo kembali melaksanakan agenda tahunan bertajuk “ICMI Berqurban”, sebagai bentuk nyata kontribusi sosial dan keagamaan kepada masyarakat.
Program ini merupakan bagian dari instruksi nasional ICMI, sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Ketua Umum ICMI Pusat kepada seluruh organisasi wilayah dan daerah. Tujuan utama gerakan ini adalah mempererat sinergi antar cendekiawan Muslim dalam menebarkan semangat berbagi, nilai-nilai Islam, serta memperkuat solidaritas sosial di seluruh pelosok negeri.
Ketua ICMI ORWIL Provinsi Gorontalo, Prof. Dr. H. Syamsu Qamar Badu, M.Pd, menyampaikan bahwa ICMI tidak hanya berperan sebagai wadah pemikiran akademis, tetapi juga memiliki misi strategis dalam memperkuat dakwah Islam melalui aksi nyata.
> “Kehadiran ICMI sebagai organisasi cendekiawan harus berada di tengah masyarakat dan mampu memberikan dampak langsung. Qurban ini bukan sekadar simbol, tetapi wujud kepedulian dan pengabdian,” tutur Prof. Syamsu, yang juga merupakan mantan Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dua periode.
Tahun ini, ICMI ORWIL Gorontalo menyalurkan tiga ekor sapi qurban yang disembelih pada Ahad, 8 Juni 2025, bertempat di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Membramo, Sipatana, Kota Gorontalo. Daging qurban akan didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima di wilayah Gorontalo dan sekitarnya.
Di tempat terpisah, Wakil Ketua ICMI, Dr. Azis Rachman, MM, melalui pesan singkat menambahkan bahwa pelaksanaan qurban ini bukan hanya soal menyembelih hewan, tetapi juga sebagai momentum untuk berbagi keberkahan, membangun empati, dan memperkuat hubungan antar sesama.
> “Dengan semangat gotong royong dan niat ibadah, program ICMI Berqurban diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para cendekiawan Muslim untuk terus berkontribusi secara sosial dan spiritual di tengah masyarakat,” tutup Dr. Azis, yang saat ini tengah melakukan tugas kunjungan resmi di luar daerah.




















