‎PPs UBM Gorontalo Siap Buka Program RPL S2 Manajemen, Dr. Azis: Infrastruktur Penyelenggaraan Segera Dipacu

‎PPs UBM Gorontalo Siap Buka Program RPL S2 Manajemen ( Foto : Hms)
‎PPs UBM Gorontalo Siap Buka Program RPL S2 Manajemen ( Foto : Hms)

Otanaha.id -

Gorontalo – Setelah meraih akreditasi Baik Sekali, Program Studi (Prodi) Magister Manajemen (S2), Program Pascasarjana (PPs) Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo bersiap membuka Penerimaan Mahasiswa Baru melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

‎UBM Gorontalo menargetkan menjadi pelopor penyelenggaraan Program RPL di lingkungan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Provinsi Gorontalo. Guna mewujudkan hal tersebut, UBM mempersiapkan infrastruktur pendukung yang meliputi: pengembangan aplikasi RPL, penyediaan SDM asesor bersertifikat, pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) RPL, serta penyelenggaraan bimbingan teknis (Bimtek) bagi calon asesor.

‎Rencananya, penerimaan mahasiswa jalur RPL akan mulai dibuka pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026.

‎Hal ini disampaikan oleh Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG), Dr. Azis Rachman, MM, dalam Rapat Koordinasi PPs UBM Gorontalo yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu (14/6/2025) pagi.

‎Dr. Azis menyampaikan bahwa selain Program S2 Manajemen, sejumlah program studi jenjang S1 juga tengah disiapkan untuk membuka Program RPL, antara lain: S1 Manajemen, S1 Administrasi Rumah Sakit, dan S1 Gizi.

‎Untuk optimalisasi penyelenggaraan, UPT RPL akan berada di bawah pengawasan Badan Penjaminan Mutu dan Akreditasi (BPMA) UBM.

‎> “Ada dua langkah utama yang akan segera kami lakukan. Pertama, pembuatan aplikasi khusus Program RPL untuk memudahkan dan mengintegrasikan seluruh dokumentasi pelaksanaan. Kedua, pelaksanaan bimbingan teknis untuk sertifikasi asesor internal prodi sesuai bidang keilmuan masing-masing,” ujar Dr. Azis.



‎Ia menambahkan, penyelenggaraan RPL oleh prodi harus didukung oleh sertifikat rekomendasi RPL Akademik yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Diktiristek, Kemendikbudristek RI melalui aplikasi Sierra (Sistem e-Rekomendasi RPL Akademik).

‎Nantinya, proses RPL akan mencakup konversi atau rekognisi mata kuliah dan penetapan jumlah SKS berdasarkan pengalaman atau kompetensi yang dimiliki calon peserta, dengan dokumen yang sah dan valid. Proses tersebut akan dilakukan oleh asesor bersertifikat dan diawasi langsung oleh BPMA.

‎Sebagai bagian dari pengembangan dan sosialisasi, UBM Gorontalo juga akan menggandeng stakeholder terkait untuk menggelar diskusi interaktif dalam rangka memperluas akses pendidikan tinggi yang lebih inklusif.

‎Program RPL dinilai sangat menarik karena memungkinkan mahasiswa menyelesaikan studi dalam waktu yang lebih singkat dan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan jalur reguler.