Mahasiswa K3 UBM Gorontalo Gelar Simulasi Tanggap Kebakaran‎

Mahasiswa K3 UBM Gorontalo, Gelar Simulasi Tanggap Kebakaran ( Foto : Hms)
Mahasiswa K3 UBM Gorontalo, Gelar Simulasi Tanggap Kebakaran ( Foto : Hms)

Otanaha.id -

Gorontalo, 28 Juni 2025 – Mahasiswa Program Studi S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Fakultas Sains Teknologi dan Ilmu Kesehatan (FSTIK), Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo, melaksanakan simulasi penanggulangan kebakaran sebagai bagian dari praktik lapangan, Sabtu (28/6/2025), di area kampus.

‎Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis dalam menghadapi bencana kebakaran, baik di lingkungan kerja maupun masyarakat umum. Simulasi dipandu oleh instruktur berpengalaman dalam penanggulangan kebakaran, serta didampingi oleh dosen Prodi K3, Ryzki, M.Pd, dan Ketua Prodi, Arpin, M.Kes.

‎Dalam kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan pembekalan mulai dari proses evakuasi gedung, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga teknik pemadaman api akibat berbagai sumber, seperti minyak panas, kebocoran gas, dan bahan cair mudah terbakar.

‎Instruktur Ryzki, M.Pd menjelaskan bahwa simulasi ini penting untuk memberikan pemahaman dan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai penanganan berbagai situasi kebakaran, termasuk teknik sederhana namun efektif, seperti menutup katup selang gas dengan jari tangan saat terjadi kebocoran.

‎”Simulasi ini mengedukasi mahasiswa agar siap menghadapi situasi darurat, memahami prosedur evakuasi, penggunaan alat proteksi kebakaran, dan cara mencegah penyebaran api,” ujarnya.

‎Mahasiswa juga telah mengikuti ujian akhir terkait materi penanggulangan kebakaran, dengan fokus pada dua jenis utama kebakaran:

‎Kelas B, yang disebabkan oleh benda cair dan kebocoran gas,

‎Kelas K, akibat minyak masak dan lemak.

‎Ketua Prodi K3 UBM, Arpin, M.Kes, menekankan bahwa kompetensi praktis ini penting agar lulusan K3 siap menjadi agen keselamatan di dunia kerja dan industri.

‎”Mahasiswa K3 harus paham langkah awal saat terjadi kebakaran. Jangan panik, identifikasi titik api, perhatikan arah angin, dan gunakan APAR atau kain basah untuk memadamkan api kecil. Bila api membesar, segera hubungi petugas pemadam kebakaran,” ujar Arpin.

‎Ia juga menginformasikan bahwa Prodi S1 K3 UBM merupakan satu-satunya di Provinsi Gorontalo, dengan prospek kerja yang sangat terbuka di berbagai sektor industri dan lembaga pemerintahan.

‎“Saat ini kami masih membuka pendaftaran mahasiswa baru Gelombang 3 hingga Agustus. Kami mengundang generasi muda Gorontalo untuk bergabung bersama UBM, kampus unggul, profesional, dan mengglobal,” tutupnya.