GORONTALO – Dalam rangka menyambut Festival Apangi dan memperingati 10 Muharam atau Hari Asyuro, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Gorontalo menggelar pasar murah di Kelurahan Dembe I, Kamis (4/7/2025).
Pasar murah ini digelar tanpa subsidi, namun tetap menawarkan harga terjangkau berkat kerja sama langsung dengan sejumlah distributor besar seperti Bulog, Hypermart, dan Indogrosir. Kegiatan ini difokuskan untuk mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mempersiapkan bahan pembuatan kue tradisional Apangi.
Kepala Disperindag Kota Gorontalo, Haryono Suronoto, menyampaikan bahwa pasar murah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung tradisi lokal sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok.
“Kami hadir langsung ke tengah masyarakat. Walaupun tanpa subsidi, harga bahan pokok tetap lebih murah karena langsung dari distributor,” jelasnya.
Adapun bahan-bahan pokok yang tersedia meliputi tepung terigu, tepung beras, ragi, santan, gula pasir, susu kaleng, serta kebutuhan pokok lainnya yang digunakan dalam perayaan tradisional maupun kebutuhan harian.
Masyarakat terlihat antusias memadati lokasi pasar murah yang dipusatkan di halaman Kantor Lurah Dembe I. Kegiatan ini mendapat sambutan positif karena dinilai sangat membantu meringankan pengeluaran menjelang perayaan budaya.
Festival Apangi sendiri merupakan tradisi tahunan warga Kelurahan Dembe I yang digelar setiap 10 Muharam. Festival ini sudah berlangsung sejak tahun 2016 dan tahun ini memasuki edisi ke-10, menjadi bukti konsistensi masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai budaya lokal.
Festival ini pertama kali diinisiasi oleh Adriyun Katili, yang saat itu menjabat sebagai Lurah Dembe I. Kini, Festival Apangi tumbuh menjadi agenda budaya yang dinanti setiap tahun, dengan nuansa perayaan yang hangat, sederhana, namun penuh makna khas Gorontalo.
Disperindag berharap kegiatan pasar murah seperti ini dapat terus digelar secara berkelanjutan, tidak hanya menyambut hari-hari besar keagamaan, tapi juga sebagai langkah strategis menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat.( Hadi)




















