GORONTALO – Ribuan pecinta vespa tumpah ruah di Celebes Scooter Party (CSP) XVIII 2025 yang digelar di Alun-alun Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Namun dari sekian banyak komunitas yang hadir, Scooter Otomotif Club (SOC) 777 dari Kendari, Sulawesi Tenggara , mencuri perhatian.
Bagaimana tidak? Sebanyak 11 skuteris dari komunitas ini menempuh perjalanan darat sejauh ratusan kilometer selama enam hari lima malam, hanya untuk bisa hadir dan bersilaturahmi dengan sesama pecinta vespa se-Nusantara.

Dipimpin langsung oleh sang Ketua, Sadikin (64), mereka memulai perjalanan dari Kendari dengan persiapan matang selama dua bulan. Biaya yang mereka keluarkan pun tidak sedikit, berkisar antara Rp3 juta hingga Rp5 juta per orang.
”Kalau ditanya capek, pasti capek. Tapi ini bukan sekadar touring. Ini perjalanan hati dan semangat kebersamaan,” ujar Sadikin saat ditemui di lokasi acara, Jumat (4/7/2025).
Tak sekadar berkendara, perjalanan SOC 777 juga dibalut nuansa religi. Selama di perjalanan, mereka rutin singgah dan menginap di masjid-masjid, sekaligus membersihkan area ibadah dan melaksanakan salat berjamaah.
”Kami juga sempat mengaji dan berdiskusi di beberapa masjid. Jadi touring ini bukan cuma soal motoran, tapi juga wisata hati,” ungkap Sadikin.
Tantangan terbesar datang saat mereka melintasi pegunungan Tinombala di Sulawesi Tengah. Jalur ekstrem dan berliku menjadi ujian fisik dan mental, namun justru memperkuat solidaritas antar anggota.
Bagi Sadikin, CSP di Gorontalo bukan hal baru. Ini adalah kali ketiga ia ikut meramaikan event tahunan ini. Kecintaannya pada dunia vespa dimulai sejak bangku SMA, dan terus berlanjut aktif hingga kini.
“Vespa itu bukan cuma kendaraan, tapi jembatan persaudaraan. Di jalan, kita bisa saling bantu, walau baru kenal. Komunitas ini yang membuat saya tetap semangat,” tambahnya.
CSP 2025 sendiri mengusung semangat tur, budaya, dan silaturahmi. Acara ini tak hanya ajang kumpul, tapi juga simbol kuatnya jaringan dan nilai kebersamaan antar skuteris Nusantara.
Rombongan SOC 777 dijadwalkan kembali ke Kendari pekan depan, melewati rute yang sama—dengan semangat yang sama pula: Vespa adalah perjalanan, dan setiap jalan menyimpan kisah persaudaraan. (Hadi)




















