Paris RA Jusuf Resmikan Kepengurusan Komunitas Perkutut Gorontalo 2025–2030, Dorong Penguatan Struktur dan Legalisasi Organisasi

Dewan Pembina Komunitas Pencinta Perkutut Gorontalo, Dr. Drs. H. Paris R.A. Jusuf, S.Sos.I., M.Si., pada kegiatan laporan hasil Musyawarah penetapan struktur kepengurusan periode 2025–2030. (Hadi)
Dewan Pembina Komunitas Pencinta Perkutut Gorontalo, Dr. Drs. H. Paris R.A. Jusuf, S.Sos.I., M.Si., pada kegiatan laporan hasil Musyawarah penetapan struktur kepengurusan periode 2025–2030. (Hadi)

Otanaha.id -

BONE BOLANGO — Dewan Pembina Komunitas Pencinta Perkutut Gorontalo, Dr. Drs. H. Paris R.A. Jusuf, S.Sos.I., M.Si., menghadiri dan memberikan sambutan dalam kegiatan laporan hasil Musyawarah yang menetapkan struktur kepengurusan periode 2025–2030.

‎Kegiatan berlangsung di kediaman Ketua Ahmad Rizak, Taman Dubar Flora dan Fauna, Kelurahan Dutohe Barat, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, pada Minggu (6/7/2025).

‎Dalam sambutannya, Paris mengapresiasi terbentuknya struktur kepengurusan baru dan menilai komunitas ini telah menunjukkan semangat positif dalam membangun wadah yang lebih terorganisasi.

‎ “Gantangan ini punya potensi luar biasa. Karena itu saya dorong agar struktur kepengurusan segera dilengkapi dan disahkan agar memiliki daya tarik dan citra yang kuat di tengah masyarakat,” ujar Paris.



‎Ia juga mendorong agar komunitas menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh potensial, termasuk Rusli Habibie, Gubernur Gorontalo periode 2014–2024 yang kini menjabat sebagai Anggota DPR RI, untuk bergabung dalam jajaran Dewan Pembina.

‎ “Kalau bisa, Pak Rusli Habibie didatangi langsung. Jelaskan maksud komunitas ini secara terbuka. Mungkin 3–4 orang bisa mewakili,” tambahnya.

‎Paris menekankan pentingnya membangun solidaritas di antara anggota, mengingat latar belakang mereka yang beragam—ada yang aktif di organisasi, dan ada pula yang murni sebagai penikmat hobi.

‎Ia juga menegaskan pentingnya legalitas organisasi:

‎ “Setelah struktur rampung, segera daftarkan ke Kemenkumham, lalu koordinasikan dengan wilayah Makassar dan pusat. Ini penting agar kegiatan komunitas sah secara hukum dan bisa berkembang lebih luas,” jelasnya.

‎Struktur Kepengurusan Komunitas Pencinta Perkutut Gorontalo 2025–2030:

‎Ketua: Ahmad Rizak
‎Sekretaris: Rolisyanto Ahmad
‎Bendahara: Herson Naue

‎Ditambah: 7 divisi beserta anggota

‎Dalam forum tersebut, juga disepakati bahwa Taman Dubar akan menjadi ikon baru komunitas sebagai kawasan “Flora dan Fauna”, yang akan menjadi pusat aktivitas, edukasi, serta rekreasi bagi pecinta burung perkutut di Gorontalo.

‎Mengakhiri sambutannya, Paris memberikan motivasi kepada seluruh pengurus dan anggota.

‎ “Jangan berkecil hati kalau yang hadir hanya belasan orang. Justru yang hadir inilah yang benar-benar serius. Kita mulai dari sini dan terus bergerak maju,” tutupnya.

‎Ke depan, komunitas ini akan menggelar agenda lanjutan berupa pengukuhan resmi kepengurusan serta penyusunan program kerja yang lebih terarah. ( Hadi)