Gorontalo – Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Provinsi Gorontalo dalam rangka memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kolaborasi ini mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penandatanganan nota kesepahaman berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dihadiri oleh Rektor UNBITA Gorontalo, Dr. Ellys Rachman, M.Si, beserta jajaran pimpinan kampus dan tim dari Kanwil Kemenkumham Gorontalo.
Kepala Kanwil Kemenkumham Gorontalo, Dr. Pagar Butar Butar, S.H., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif UNBITA untuk membangun sinergi dengan institusi negara. Menurutnya, kerja sama ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret untuk menghadirkan nilai-nilai hukum dalam ruang akademik dan kehidupan masyarakat.
“Penandatanganan ini bukan hanya formalitas, tapi wujud nyata membumikan nilai hukum dan memperkuat keilmuan melalui kegiatan kolaboratif,” ujar Dr. Pagar.
Kerja sama ini menjadi kolaborasi kedua yang dilakukan Kanwil Kemenkumham Gorontalo dengan perguruan tinggi di wilayah tersebut, setelah sebelumnya menggandeng Universitas Gorontalo Utara. Berbagai program telah lahir dari sinergi tersebut, termasuk sosialisasi kekayaan intelektual, pendampingan akademik, hingga kegiatan bersama DPRD Provinsi Gorontalo.
Dr. Pagar menekankan pentingnya membawa diskursus hukum dari ruang kantor ke dalam budaya akademik, sebagai upaya mendorong literasi hukum dan pemahaman publik yang lebih luas.
“Kita tidak hanya bicara hukum di ruang kerja, tapi menjadikannya bagian dari budaya kampus dan kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor UNBITA, Dr. Ellys Rachman, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas dukungan penuh Kanwil Kemenkumham Gorontalo, terutama dalam peluncuran buku Hukum Bisnis yang menjadi bagian dari kolaborasi akademik.
“Ini penghargaan luar biasa bagi kami, khususnya Fakultas Hukum yang masih berusia dua tahun. Buku ini lahir dari ide pertemuan sebelumnya dan langsung dieksekusi oleh tim akademik kami,” jelas Ellys.
Buku tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi konkret dalam memperkuat Program Studi Hukum Bisnis di UNBITA. Ellys berharap kerja sama ini terus berlanjut, bahkan jika terjadi pergantian tugas di lingkup Kanwil Kemenkumham.
“Kami berharap relasi ini tetap terjalin ke depannya. Kami butuh ruang berdiskusi, bimbingan regulasi, dan keterlibatan aktif dalam proses akademik berbasis praktik hukum,” tambahnya.
Ellys juga membuka peluang agar diskusi dan kolaborasi tetap bisa dilanjutkan secara daring melalui platform seperti Zoom, jika pertemuan langsung tidak memungkinkan.
“Insyaallah akan ada pertemuan-pertemuan selanjutnya. Kami percaya kontribusi beliau akan sangat berarti dalam peningkatan mutu akademik di kampus kami,” pungkasnya.
Melalui kemitraan ini, UNBITA dan Kanwil Kemenkumham Gorontalo berkomitmen mendorong terciptanya program-program literasi hukum, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan kapasitas kelembagaan berbasis kolaborasi lintas sektor.




















