Gorontalo — Sebuah event lari unik dan sarat makna sejarah akan digelar di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, pada 24 Agustus 2025 mendatang. Bertajuk “Nani Wartabone Heritage Run 2025”, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pelestarian budaya yang diinisiasi Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVII Gorontalo–Sulawesi Utara, bekerja sama dengan Pemda Bone Bolango dan didukung oleh EO LangkahMudaID.
“Ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan pelestarian budaya. Sebelumnya ada tentang Karawo, Tari Dana-dana, dan lainnya. Untuk di Bone Bolango, dikemas dalam bentuk napak tilas lari yang kita beri nama Nani Wartabone Heritage Run,” jelas Agus Lahinta, Race Director dari LangkahMudaID, Jumat (25/7/2025).
Berbeda dari event lari kebanyakan yang biasa digelar di perkotaan, Heritage Run ini menyuguhkan rute berlatar alam dan sejarah. Para peserta akan melewati makam Pahlawan Nasional Nani Wartabone, sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh perjuangan asal Gorontalo itu.
“Tersedia dua kategori: 5K dan 10K. Start dan finish akan dilakukan di Alun-Alun Bone Bolango. Rutenya kita desain melewati titik-titik bersejarah, termasuk makam Nani Wartabone,” ujarnya.
Suasana sejuk dan asri khas Bone Bolango menjadi daya tarik tersendiri. Konsep “lari dalam alam” rupanya berhasil memikat hati para pelari. Terbukti, slot Early Bird yang dibuka hari ini pukul 10.00 WITA langsung ludes dalam waktu kurang dari 2 jam.
“Target awal kami 1.500 peserta. Tapi karena antusiasme sangat tinggi, besar kemungkinan kuotanya akan ditambah,” kata Agus.
Biaya pendaftaran dibagi menjadi dua:
Early Bird: Rp175.000 (5K) dan Rp200.000 (10K)
Normal: Rp200.000 (5K) dan Rp250.000 (10K)
Fasilitas yang diterima peserta mencakup:
Jersey, nomor peserta (BIB), medali finisher, dan beragam produk sponsor seperti air mineral, minuman isotonic, dan merchandise menarik.
Pendaftaran dilakukan melalui laman resmi:
🌐 www.naniwartabonerun.id
Menambah semarak event, panitia juga akan menghadirkan bintang tamu spesial yang saat ini tengah viral dengan lagu-lagu bertema Timur Indonesia. Identitasnya masih dirahasiakan untuk kejutan saat acara.
“Tujuan kami sederhana: ingin memberi pengalaman berlari yang aman, nyaman, dan membahagiakan. Karena pelari layak mendapatkan kualitas sesuai yang mereka bayarkan, termasuk hiburan setelah berlari,” tegas Agus.
Dengan mengusung tagline “Run, Culture, Nature”, event ini tidak hanya mempromosikan gaya hidup sehat, tapi juga memperkenalkan kekayaan budaya dan keindahan alam Bone Bolango ke kancah nasional. (Hadi)






















