Gorontalo – Delegasi Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah Gorontalo, yang dipimpin langsung oleh Ketua APTISI Gorontalo, Dr. Azis Rachman, MM, menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VII APTISI Tahun 2025 yang digelar di Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung, Sabtu (2/8/2025) pagi.
Keikutsertaan delegasi Gorontalo ini menjadi bukti semangat kuat untuk terus memperjuangkan kesetaraan dan kemajuan penyelenggaraan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia, khususnya di wilayah Gorontalo.
Munas APTISI merupakan forum strategis untuk mengevaluasi berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai masih belum berpihak pada pengembangan dan keberlangsungan PTS. Ketimpangan dukungan antara PTN dan PTS dinilai masih sangat besar, baik dari segi anggaran, fasilitas, maupun regulasi.
Menurut Dr. Azis Rachman, Munas tahun ini bukan hanya ajang pemilihan Ketua Umum dan pengurus baru APTISI Pusat periode 2025–2030, melainkan juga momentum penting untuk merumuskan berbagai strategi penguatan operasional dan layanan PTS di seluruh Indonesia.
“Munas APTISI ini tidak sebatas memilih Ketua Umum yang baru, tetapi juga menjadi ruang penting untuk memberikan masukan dan rekomendasi kepada pemerintah agar segera melakukan review dan deregulasi berbagai kebijakan yang belum berpihak pada PTS,” tegas Dr. Azis.
Ia menambahkan bahwa Munas APTISI VII harus menjadi titik balik lahirnya solusi strategis demi menjaga eksistensi dan pengembangan PTS ke depan.
APTISI Gorontalo sendiri telah merumuskan empat poin aspirasi yang ditetapkan dalam Rapat Koordinasi Pimpinan PTS se-Gorontalo beberapa waktu lalu di Kampus UBM Gorontalo. Aspirasi tersebut telah diakomodasi dalam dokumen resmi dan disampaikan dalam pelaksanaan Munas VII APTISI tahun ini.
”Usulan aspirasi dari Gorontalo telah dimasukkan sebagai bagian dari agenda Munas dan akan diteruskan kepada Menteri Diktiristek RI serta Ketua Komisi X DPR RI di Jakarta,” jelasnya.
Dr. Azis berharap seluruh pengurus APTISI yang terpilih nantinya memiliki komitmen tinggi untuk memperjuangkan dan merealisasikan aspirasi dari seluruh wilayah.
”Kami berharap Munas ini melahirkan kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan dan memperjuangkan kemaslahatan seluruh PTS di Indonesia,” tutupnya dengan penuh optimisme.




















