Gorontalo – Suasana tenang di Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, mendadak berubah mencekam usai penemuan mayat laki-laki tanpa identitas di sebuah bukit kecil kawasan Desa Daenaa, Jumat (1/8/2025) sore.
Penemuan mengerikan itu langsung memicu kepanikan warga. Puluhan orang berbondong-bondong mendatangi lokasi setelah kabar mayat membusuk tersangkut di sebuah pohon menyebar cepat di kalangan masyarakat.
Kapolsek Limboto Barat, Ipda Icuk Eka, membenarkan adanya penemuan tersebut. “Kami menerima laporan sekitar pukul 16.30 Wita dan langsung bergerak ke lokasi. Kami juga telah berkoordinasi dengan Polres serta Polda Gorontalo untuk penanganan lebih lanjut,” ungkapnya saat dikonfirmasi.
Menurut keterangan polisi, kondisi jasad sudah dalam keadaan membusuk. Diduga kuat, korban telah meninggal dunia lebih dari tiga hari sebelum akhirnya ditemukan oleh warga yang sedang beraktivitas di kebun sekitar bukit.
“Mayat ditemukan dalam posisi tersangkut di pohon. Situasi cukup mengenaskan. Saat ini tim Inafis Polres Gorontalo sudah turun tangan untuk melakukan proses identifikasi,” lanjut Ipda Icuk.
Namun hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih menjadi teka-teki. Tak ditemukan kartu identitas atau barang pribadi yang bisa mengarah pada jati diri pria malang itu.
Warga yang datang ke lokasi tampak gelisah. Ada yang penasaran, ada pula yang takut. Mereka berharap aparat bisa segera mengungkap siapa sosok di balik penemuan mayat ini, dan apa penyebab kematiannya.
Pihak kepolisian pun belum bisa menyimpulkan apakah korban meninggal karena faktor alam, kecelakaan, atau justru menjadi korban tindak kekerasan. Penyelidikan kini masih berlangsung secara intensif.
“Kami dalami semua kemungkinan. Belum bisa dipastikan apakah ini ada unsur pidana atau bukan. Mohon waktu, kami terus bekerja,” tutup Kapolsek.
Penemuan mayat di atas bukit ini menambah panjang daftar kejadian misterius di wilayah Gorontalo. Masyarakat diimbau tetap tenang dan segera melapor jika memiliki informasi yang bisa membantu proses identifikasi. (Otanaha/Hadi)





















