Gorontalo – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Gorontalo tengah mengkaji program dan kegiatan tahunan yang termuat dalam Rencana Kerja (RK) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Hal ini disampaikan oleh Anggota DPRD Kota Gorontalo, Ariston Tilameo, usai rapat bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (4 Agustus 2025).
“Dalam RPJMD ini, setiap tahunnya ada program dan kegiatan yang dituangkan dalam RK RPJMD. Itu yang sedang kita kaji bersama,” ujar Ariston.
Ia menjelaskan bahwa rapat sempat diskors karena beberapa OPD memiliki agenda lain yang juga penting. “Tadi baru Dinas Pendidikan yang kita kaji dan sudah selesai. Pemerintahan ini kan punya banyak kegiatan, jadi wajar jika ada OPD yang harus menghadiri agenda lain. Seperti Bappeda tadi juga harus menyampaikan paparan dalam kegiatan penilaian Kota Sehat,” jelasnya.
Meskipun demikian, DPRD memastikan bahwa seluruh poin penting yang berkaitan dengan perencanaan lima tahun ke depan tetap menjadi fokus pembahasan.
“Poin-poin yang berkaitan dengan perencanaan lima tahun ke depan, semua kegiatan itu akan kita bahas dan rencanakan secara menyeluruh,” tegas Ariston.
Dalam kesempatan tersebut, Ariston juga menyoroti pentingnya program prioritas penanganan stunting yang saat ini telah berjalan. Menurutnya, upaya penurunan angka stunting merupakan program nasional yang diterjemahkan ke dalam kebijakan daerah, salah satunya melalui program MBG (Masyarakat Bergizi).
“Stunting ini memang sudah menjadi program nasional. Nah, bagaimana kita menurunkan angka stunting ini di daerah, salah satunya melalui program MBG,” tambahnya.
Ariston menegaskan bahwa DPRD Kota Gorontalo berkomitmen untuk mengawal seluruh program dalam RPJMD, khususnya yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, seperti penanganan stunting, agar dapat berjalan efektif sesuai rencana. ( Bella)




















