Gorontalo — Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-80 tahun 2025, Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Praja Bakti (LSM Barakati) meluncurkan kegiatan bertajuk Apresiasi Rumah Merah Putih. Kegiatan ini mengangkat tema:
”Tokoh sebagai Pemberdaya dalam Merawat Jiwa Nasionalisme dan Patriotisme di Komunitas dan Lingkungannya.”
Ketua LSM Barakati, Dedy Palyama, mengajak para tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang, mulai dari pemerintah, pengusaha, akademisi, politisi, hingga organisasi kemasyarakatan untuk turut berpartisipasi sebagai sponsor dalam kegiatan tersebut.
“Melalui program ini, kami membuka ruang kolaborasi kepada para tokoh untuk memberikan bonus atau apresiasi langsung kepada warga yang aktif berpartisipasi dalam menghias rumah dan lingkungan mereka dengan nuansa merah putih,” ujar Dedy kepada awak media, Selasa, 5 Agustus 2025, usai menghadiri pelantikan Sekda Kabupaten Gorontalo.
Dedy menjelaskan bahwa pemberian bonus oleh tokoh sponsor merupakan bentuk penghargaan atas atensi dan kontribusi masyarakat dalam merawat semangat nasionalisme di tingkat komunitas. Selain itu, langkah ini juga menjadi wujud nyata kepedulian tokoh terhadap pemberdayaan masyarakat di lingkungan mereka masing-masing.
Menariknya, para tokoh diberi keleluasaan untuk menentukan sendiri peserta atau rumah yang akan diberikan bonus, sesuai dengan penilaian terhadap komunitas di sekitar mereka. Penyerahan bonus pun dilakukan secara langsung oleh tokoh bersangkutan, dengan didampingi oleh pihak LSM Barakati sebagai penyelenggara kegiatan.
Penyerahan bonus direncanakan berlangsung sepanjang bulan Agustus 2025, dengan waktu pelaksanaan yang akan disesuaikan dan disepakati bersama antara tokoh sponsor dan LSM Barakati.
“Kami berharap kegiatan ini tak sekadar memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat rasa cinta tanah air dan mempererat kebersamaan antarwarga,” pungkas Dedy.
Melalui Apresiasi Rumah Merah Putih, LSM Barakati mendorong semangat kolaboratif antara tokoh dan masyarakat dalam memperkuat jiwa nasionalisme yang berakar dari lingkungan terdekat. (Hadi)




















