Bone Bolango, 23 Agustus 2025 – Semangat kebersamaan dan pengabdian nyata ditunjukkan oleh Unit Kegiatan Khusus Pramuka Dewan Racana Ir. Awad Rachman – Hj. Hasmin Modanggu Gugus Depan 04.377–04.378 Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo. Selama tiga hari, 21–23 Agustus 2025, mereka sukses menggelar Kemah Bakti Bina Bangsa 2025 di Wisata Sungai Longalo Botu Motoli’oluwo, Desa Longalo, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango.
Kegiatan ini bukan sekadar perkemahan biasa, melainkan wadah pendidikan, pembinaan, sekaligus pengabdian yang menyentuh langsung berbagai lapisan masyarakat. Dengan melibatkan mahasiswa, pelajar, dan warga setempat, Kemah Bakti Bina Bangsa 2025 menghadirkan kolaborasi harmonis antara dunia pendidikan, lingkungan, dan sosial.
Tiga program utama menjadi sorotan dalam agenda ini. Pertama, pendampingan Penerimaan Tamu Ambalan SMK Bina Taruna Gorontalo, yang bertujuan memperkuat karakter dan disiplin generasi muda pramuka. Kedua, edukasi pola hidup sehat di SDN 4 Bulango Utara, yang mengajarkan anak-anak pentingnya menjaga kebersihan diri sejak dini. Ketiga, Masjid Clean, berupa pemberian alat kebersihan untuk masjid, sebagai bentuk kepedulian mahasiswa pada rumah ibadah dan lingkungan sekitar.
Agum Presiawan Tubuon, pengurus Dewan Racana, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah komitmen nyata pramuka mahasiswa UNBITA dalam memberi manfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin membuktikan bahwa pramuka di perguruan tinggi tidak berhenti pada simbol atau seremoni. Kami hadir untuk mendampingi, mengedukasi, dan mengabdi. Nilai kepedulian dan kebersamaan inilah yang kami terapkan dalam kehidupan nyata,” jelas Agum.
Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si., pun memberikan apresiasi atas keberhasilan kegiatan ini.
“Program ini sangat selaras dengan visi UNBITA, yaitu mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan dan jiwa sosial. Kegiatan ini membuktikan bahwa kampus bisa memberi dampak langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dukungan juga datang dari sekolah yang menjadi mitra kegiatan. Kepala SMK Bina Taruna Gorontalo, Karyono, S.Pd., M.Pd., menyebut kehadiran mahasiswa UNBITA memberi teladan nyata bagi para siswa.
“Pendampingan kakak-kakak Dewan Racana sangat membantu siswa kami untuk mengenal dan mencintai gerakan pramuka. Mereka belajar kedisiplinan sekaligus kebersamaan,” ujarnya.
Sementara itu, Salma Masionu, S.Pd., Kepala SDN 4 Bulango Utara, menilai edukasi pola hidup sehat sangat bermanfaat bagi siswa.
“Anak-anak belajar dengan cara yang menyenangkan, sekaligus mendapat pengalaman baru berinteraksi dengan mahasiswa. Ini sangat membantu kami dalam membangun kebiasaan baik sejak dini,” tutur Salma.
Dengan menyatukan unsur pendidikan, masyarakat, dan lingkungan, Kemah Bakti Bina Bangsa 2025 membuktikan bahwa gerakan pramuka di perguruan tinggi bukan hanya aktivitas internal, melainkan juga agen perubahan sosial. Lebih dari sekadar perkemahan, kegiatan ini menjadi laboratorium kepemimpinan, kepedulian, dan pengabdian yang memberi inspirasi untuk membangun bangsa. (Hadi)




















