Gorontalo – Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Asesor Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada Senin, 25 Agustus 2025 di Kampus UBM Gorontalo. Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr. Ismail Marzuki, M.Si.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG), Rektor UBM Gorontalo, Direktur Pascasarjana, Wakil Rektor, Ketua Badan Penjaminan Mutu dan Akreditasi (BPMA), para Dekan, serta Ketua Program Studi di lingkungan kampus UBM Gorontalo.
Ketua YBMG, Dr. Azis Rachman, MM, menegaskan bahwa RPL merupakan program resmi pemerintah untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi. Menurutnya, program ini memungkinkan masyarakat melanjutkan pendidikan tanpa harus memulai dari awal, sekaligus mendorong perguruan tinggi menjangkau mahasiswa dari berbagai latar belakang.
“Proses penyelenggaraan RPL harus transparan dan tertib administrasi. Seluruh asesor harus memahami dengan baik proses asesmen dan rekognisi mata kuliah,” jelas Dr. Azis.
Ia menambahkan, UBM Gorontalo telah menyiapkan Sistem Informasi Rekognisi Pembelajaran Lampau – Efektif, Efisien, Transparan, dan Akuntabel (SIRALA-EETA), serta sumber daya manusia asesor yang kompeten. Dengan dukungan aplikasi dan asesor berkualitas, diharapkan penyelenggaraan RPL di UBM dapat berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Rektor UBM Gorontalo, Dr. Titin Dunggio, M.Si, M.Kes, menyampaikan bahwa Bimtek Asesor ini merupakan bentuk inovasi dalam pendidikan tinggi. Program RPL, menurutnya, memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan dengan lebih efisien dari sisi waktu maupun biaya.
“Peran asesor sangat penting dalam menjamin kualitas penyelenggaraan RPL, terutama pada validasi asesmen kompetensi yang direkognisi dalam mata kuliah. Dengan aplikasi SIRALA, seluruh proses dapat berlangsung transparan dan sesuai ketentuan pemerintah,” ungkap Rektor Titin.
Sebagai narasumber utama, Prof. Ismail Marzuki menyampaikan tiga materi pokok, yaitu Kebijakan dan Prinsip Penyelenggaraan RPL di Perguruan Tinggi, Tugas dan Etika Asesor dalam Pelaksanaan Asesmen RPL, serta Prosedur, Teknik, dan Praktik Asesmen RPL. Selain itu, peserta juga menerima materi teknis terkait penggunaan aplikasi SIRALA yang disampaikan oleh Ketua BPMA UBM Gorontalo, Dr. Ikram Muhammad, M.Si.
Dr. Ikram menjelaskan bahwa Bimtek Asesor ini dilaksanakan selama dua hari, 25–26 Agustus 2025, dengan dukungan penuh aplikasi SIRALA-EETA. Asesor RPL dari 10 program studi di UBM Gorontalo diharapkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga tuntas agar lulus kompetensi sesuai pedoman Kementerian Diktisaintek.
Lebih lanjut, terdapat dua tipe program RPL, yakni Tipe A1 (pengakuan capaian pembelajaran dari pendidikan formal/transfer SKS) dan Tipe A2 (pengakuan dari pendidikan non-formal atau pengalaman kerja melalui asesmen dan rekognisi).




















