UBM Gorontalo Perkuat Visi Global melalui Kuliah Pakar Prof. Akmal Umar, ‎Dorang Transformasi Kepemimpinan

Kuliah Pakar Universitas Bina Mandiri Gorontalo. Guru Besar STIM Yapmi Makasar, Prof. Dr. H. Akmal Umar, SE., M.Si. Senin, 25/08/2025. ( Foto: Hms)
Kuliah Pakar Universitas Bina Mandiri Gorontalo. Guru Besar STIM Yapmi Makasar, Prof. Dr. H. Akmal Umar, SE., M.Si. Senin, 25/08/2025. ( Foto: Hms)

Otanaha.id -

GORONTALO – Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo kembali menghadirkan kegiatan akademik inspiratif melalui penyelenggaraan Kuliah Pakar dengan menghadirkan Guru Besar dari LLDikti IX Makassar, Prof. Dr. Akmal Umar, M.Si, pada Senin (25/8/2025) di Aztin Convention Center Kampus UBM Gorontalo.

‎Kuliah pakar ini mengangkat tema “Mewujudkan Kepemimpinan Transformasional yang Inovatif dan Adaptif dalam Menciptakan SDM Unggul, Profesional, dan Berdaya Saing Global”.

‎Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG) Dr. Azis Rachman, MM, Rektor UBM Gorontalo Dr. Titin Dunggio, M.Si, M.Kes, Direktur Program Pascasarjana Prof. Arifin Tahir, M.Si, Guru Besar Universitas Fajar Makassar Prof. Dr. Arifin Marzuki, M.Si, serta jajaran pimpinan, dosen, dan mahasiswa UBM Gorontalo.

‎Dalam sambutannya, Ketua YBMG, Dr. Azis Rachman menegaskan bahwa UBM terus memantapkan visinya: Unggul, Profesional, dan Mengglobal. Hal itu diwujudkan melalui berbagai program yang selaras dengan roadmap internasionalisasi kampus.

‎“UBM telah melaksanakan sejumlah kegiatan internasional, di antaranya seminar internasional, KKM internasional, kolaborasi penelitian, student exchange, visiting lecturer, hingga penerimaan mahasiswa asing,” ujarnya.

‎Sementara itu, Prof. Akmal Umar dalam pemaparannya menekankan pentingnya kompetensi SDM di era digitalisasi yang tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga mencakup pengembangan soft skill, kreativitas, inovasi, serta kemampuan adaptasi terhadap perubahan.

‎“Mahasiswa perlu aktif dalam organisasi untuk memperkuat jejaring dan soft skill, namun yang utama adalah disiplin dalam perkuliahan karena capaian akademik, terutama IPK, menjadi salah satu indikator keberhasilan,” jelasnya.

‎Ia juga menegaskan bahwa SDM unggul ditandai dengan penguasaan hard skill dan soft skill, literasi digital, profesionalisme, serta daya saing global berbasis inovasi dan kreativitas.

‎Lebih lanjut, Prof. Akmal menilai kepemimpinan transformasional yang inovatif dan adaptif menjadi kunci mencetak SDM unggul. Pemimpin transformasional, menurutnya, bukan hanya memberi arahan, tetapi juga menginspirasi, menumbuhkan inovasi, serta membangun budaya profesionalisme.

‎Prof. Akmal juga mengapresiasi langkah-langkah UBM Gorontalo yang telah menunjukkan praktik kepemimpinan transformatif melalui berbagai program unggulan. Salah satunya adalah Kuliah Kerja Mandiri Internasional (KKM-I) yang dilaksanakan di perguruan tinggi mitra luar negeri, yang menurutnya menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan visi Unggul, Profesional, dan Mengglobal. (*)