GORONTALO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilihan Umum bersama mitra kerja pada Kamis hingga Sabtu (28–30 Agustus 2025).
Kegiatan yang berlangsung di Aston Hotel Kota Gorontalo ini diikuti oleh 85 peserta yang terdiri dari internal Bawaslu dan mitra eksternal, termasuk sejumlah lembaga strategis yang selama ini terlibat dalam pengawasan demokrasi.
Mengusung tema “Meneguhkan Integritas Menuju Pemilu Berkeadilan”, kegiatan tersebut menjadi ruang penting bagi Bawaslu untuk memperkuat soliditas kelembagaan sekaligus membangun sinergi dengan mitra kerja. Bawaslu menekankan bahwa integritas adalah fondasi utama dalam mewujudkan Pemilu yang bersih, jujur, adil, dan bermartabat.
Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, S.Pd., S.H., M.A.P., dalam sambutannya menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu. Ia menilai pengawasan tidak bisa hanya dilakukan lembaga pengawas, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh elemen bangsa.

“Alhamdulillah, di akhir bulan Agustus ini Bawaslu Provinsi Gorontalo dapat melaksanakan kegiatan penting ini. Kami melibatkan masyarakat, lembaga keagamaan, hingga perguruan tinggi, termasuk Fakultas Hukum dan mitra kerja yang telah menjalin MoU dengan Bawaslu. Meski tidak semua lembaga bisa diundang karena keterbatasan aturan, kami tetap menekankan pentingnya sinergi bersama,” ujar Idris.
Lebih lanjut, Idris menyampaikan bahwa hasil diskusi dalam kegiatan ini akan menjadi masukan berharga untuk penyusunan regulasi Pemilu mendatang.
“Insyaallah, seluruh catatan dan rekomendasi akan kami sampaikan kepada Bawaslu RI dan Komisi II DPR RI untuk menjadi bahan dalam penyusunan peraturan perundang-undangan Pemilu 2029,” jelasnya.
Sejumlah narasumber turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Abrar Amir, S.T., M.AP. (Tenaga Ahli Komisi II DPR RI), Ketua KPU Provinsi Gorontalo Sophian Rahmola, M.Si., serta para pegiat pemilu Ahmad Abdullah, S.Ag., M.Pd. dan Dr. Fadliyanto Koem, S.Ag., M.Pd. Mereka memberikan pandangan strategis mengenai penguatan pengawasan dan menekankan pentingnya profesionalitas dalam menjaga keadilan Pemilu.
Apresiasi juga datang dari Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Masran Rauf. Ia menyampaikan bahwa Bawaslu telah menunjukkan peran penting, tidak hanya saat pelaksanaan Pemilu, tetapi juga dalam menjaga fungsi pengawasan secara berkelanjutan.
“Keberhasilan pesta demokrasi sebelumnya tidak lepas dari peran Bawaslu bersama mitra kerjanya. Soliditas ini harus terus dijaga agar Pemilu mendatang berjalan lancar dan sesuai harapan,” ucapnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan penguatan kelembagaan ini, Bawaslu Provinsi Gorontalo berharap dapat semakin memperkokoh peran pengawas dalam mewujudkan Pemilu yang berintegritas. Semangat “Ayo Awasi Bersama” kembali digaungkan sebagai ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam mengawal demokrasi.
“Bersama rakyat, awasi Pemilu. Bersama Bawaslu, tegakkan keadilan Pemilu,” menjadi pesan yang ditekankan sebagai komitmen bersama menuju Pemilu berkeadilan. (Hadi)




















