Siswa SMK Bina Mandiri Boalemo Praktek Masakan Khas Gorontalo untuk Lestarikan Budaya Kuliner Lokal

Siswa SMK Bina Mandiri Boalemo Praktek Masakan Khas Gorontalo ( Foto: Ist)
Siswa SMK Bina Mandiri Boalemo Praktek Masakan Khas Gorontalo ( Foto: Ist)

Otanaha.id -

Boalemo – Siswa-siswi Kelas X SMK Bina Mandiri Boalemo melaksanakan praktek mata pelajaran Muatan Lokal (Mulok) dengan membuat berbagai masakan khas Gorontalo, Jumat (29/8/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Melestarikan Masakan Khas Gorontalo” sebagai upaya mengangkat kearifan lokal sekaligus mempererat kerja sama di antara siswa.

‎Praktek memasak ini tidak hanya menjadi bagian dari pembelajaran, tetapi juga ajang mempromosikan program sekolah yang berfokus pada peningkatan kreativitas siswa. Melalui kegiatan ini, siswa diajak mengolah bahan pangan lokal yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan mereka.

‎Berbagai menu tradisional khas Gorontalo dipelajari dan dipraktekkan, mulai dari Binthe Biluhuta, Pilitode, Ilabulo, Diniyohu, Ilahe, hingga jajanan lokal seperti kue Karawang. Menu-menu tersebut tidak hanya lezat, tetapi juga sarat nilai budaya dan gizi.

‎Tujuan utama dari praktek ini adalah melestarikan kuliner asli Gorontalo agar tetap diminati generasi muda. Selain itu, siswa diajak memahami filosofi budaya yang terkandung dalam setiap hidangan, mulai dari cara pembuatan hingga penyajiannya.

‎Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Rinto Yusuf, SM, menegaskan pentingnya pembelajaran berbasis kearifan lokal. Menurutnya, kegiatan semacam ini mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan kuliner Gorontalo sekaligus memberikan bekal keterampilan kewirausahaan bagi siswa.

‎“Selain mengenalkan budaya daerah, para siswa juga dilatih mengolah makanan khas Gorontalo. Keterampilan ini bisa dikembangkan lebih serius di masa depan, bahkan menjadi modal untuk membuka usaha kuliner,” ungkapnya.

‎Ia menambahkan, praktek kuliner berbasis budaya lokal penting agar generasi muda tidak sekadar mengetahui nama makanan tradisional, tetapi juga mampu membuatnya sendiri. Dengan begitu, warisan kuliner daerah tetap lestari di tengah arus modernisasi.

‎Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa yang merasa bangga bisa mempraktekkan langsung resep tradisional. Mereka juga belajar nilai kebersamaan, kerja sama tim, dan ketelitian dalam mengolah bahan makanan.

‎“Praktek ini sangat penting untuk melestarikan budaya khas Gorontalo sebagai bagian dari identitas bangsa. SMK Bina Mandiri: Bisa, Hebat, Siap Kerja,” tutup Rinto. (*)