Bawaslu Gorontalo Resmi Tutup Kegiatan Penguatan Kelembagaan, Dorong Partisipasi Publik Awasi Pemilu

Sekretaris Bawaslu Provinsi Gorontalo, Nikson Entengo, S.IP., M.Si., menutup rangkaian kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilihan Umum (30/8/2025)
Sekretaris Bawaslu Provinsi Gorontalo, Nikson Entengo, S.IP., M.Si., menutup rangkaian kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilihan Umum (30/8/2025)

Otanaha.id -

GORONTALO – Sekretaris Bawaslu Provinsi Gorontalo, Nikson Entengo, S.IP., M.Si., menutup rangkaian kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilihan Umum Bersama Mitra Kerja yang berlangsung di Aston Hotel Gorontalo sejak 28 hingga 30 Agustus 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Meneguhkan Integritas, Menuju Pemilu Berkeadilan”.

‎Dalam sambutan penutupnya, Nikson menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif merupakan kunci penting bagi terciptanya Pemilu yang berkualitas. Menurutnya, semakin luas masyarakat terlibat, semakin baik pula proses pengawasan yang dapat dilakukan.

‎“Harapan kami, pengawasan partisipatif tidak hanya hadir pada kegiatan yang memiliki anggaran, tetapi juga dapat terus dihidupkan melalui kerjasama dengan perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, dan lembaga masyarakat,” ungkapnya.



‎Nikson mencontohkan, perguruan tinggi dapat menjadi ruang strategis untuk menanamkan nilai pengawasan sejak dini, misalnya melalui orientasi mahasiswa baru. Sementara itu, organisasi kepemudaan dan komunitas sosial diharapkan mampu memberi tekanan moral sekaligus memperkuat budaya partisipasi di lingkungan masyarakat.

‎Selain mendorong partisipasi publik, ia juga menekankan pentingnya evaluasi internal. Menurutnya, penguatan kelembagaan yang dilakukan Bawaslu tidak hanya bersifat seremonial, melainkan juga sebagai refleksi perbaikan. Catatan dari peserta kegiatan, kata Nikson, akan menjadi masukan berharga yang diteruskan ke Bawaslu RI sebagai pertimbangan dalam penyempurnaan regulasi Pemilu.

‎Ia menambahkan, penguatan kelembagaan akan terus berlanjut secara berkelanjutan, bahkan di luar tahapan Pemilu. Program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Bawaslu untuk membentuk kader-kader pengawasan hingga tingkat kabupaten dan kota. Dengan begitu, sistem pengawasan partisipatif dapat berjalan lebih terstruktur.

‎Pada kesempatan itu, Nikson juga menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan, baik sejak pembukaan hingga penutupan. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas kerja Bawaslu dalam menjalankan fungsi pencegahan, pengawasan, dan penindakan.

‎Ia berharap hubungan konstruktif antara Bawaslu dengan para mitra kerja dapat terus terjaga. Kolaborasi yang erat diyakini akan memperkuat pengawasan Pemilu sekaligus menjaga integritas demokrasi di Gorontalo.

‎Menutup sambutannya, Nikson memimpin bacaan hamdalah sebagai tanda resmi berakhirnya kegiatan. “Dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbil ‘alamin, maka kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilihan Umum Bersama Mitra Kerja dengan tema Meneguhkan Integritas, Menuju Pemilu Berkeadilan saya nyatakan resmi ditutup,” pungkasnya.
‎(Hadi)