‎UBM Gorontalo Gelar Cultural Night, Perkuat Kolaborasi Budaya dalam International Week 2025

UBM Gorontalo menggelar Cultural Night sebagai bagian dari rangkaian kegiatan International Week 2025, Kamis (4/9/2025),
UBM Gorontalo menggelar Cultural Night sebagai bagian dari rangkaian kegiatan International Week 2025, Kamis (4/9/2025),

Otanaha.id -

Gorontalo – Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo menggelar Cultural Night sebagai bagian dari rangkaian kegiatan International Week 2025, Kamis (4/9/2025), di Aztin Convention Center Kampus UBM.

‎Acara ini bertujuan mempererat interaksi antara mahasiswa asing dan sivitas akademika UBM, sekaligus mempromosikan budaya kedua negara. Malam Budaya berlangsung meriah dengan kehadiran enam dosen tamu dan sebelas mahasiswa asing dari Bataan Peninsula State University (BPSU) dan Polytechnic University of the Philippines (PUP), serta ratusan mahasiswa dan dosen UBM Gorontalo.

‎Rektor UBM Gorontalo, Dr. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi bagian dari penguatan kerjasama internasional.

‎“Malam Budaya memperkuat posisi UBM sebagai kampus yang berkomitmen pada internasionalisasi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman akademik, lintas budaya, dan peningkatan soft skill di tingkat global,” jelas Rektor Titin.

‎Ia menambahkan, momentum ini juga menjadi wadah untuk memperkenalkan budaya lokal Gorontalo, termasuk nilai gotong royong dan kekeluargaan, kepada delegasi luar negeri. UBM Gorontalo, lanjutnya, terus memperluas jejaring kerjasama internasional sejalan dengan visi kampus: Unggul, Profesional, Mengglobal.

‎Pagelaran Cultural Night menampilkan beragam seni dari Indonesia dan Filipina, mulai dari tarian tradisional, pertunjukan musik, peragaan busana, hingga kuliner khas. Mahasiswa UBM Gorontalo membuka acara dengan Tari Dana-dana yang dibawakan sembilan pasang penari. Delegasi BPSU kemudian membacakan puisi dan menyanyikan lagu, disusul pertunjukan pencak silat oleh mahasiswa UBM, serta tari kreasi modern oleh mahasiswa Filipina.

‎Acara semakin semarak ketika mahasiswa UBM membawakan tari berkelompok dengan iringan lagu energik. Rektor UBM dan Ketua YBMG bahkan ikut bergoyang bersama peserta, menambah kehangatan suasana.

‎“Malam Budaya menghadirkan beragam ekspresi seni mahasiswa—tari, musik, drama, hingga seni visual—sekaligus menjadi sarana melestarikan dan merayakan keberagaman budaya. Hal ini sejalan dengan upaya UBM Gorontalo memperkuat internasionalisasi di tingkat nasional maupun global,” pungkas Rektor Titin. (*)