GORONTALO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gorontalo berhasil menuntaskan pelaksanaan Coklit Terbatas (Coktas) dalam rangka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) triwulan III tahun 2025.
Ketua KPU Kota Gorontalo, Mario Nurkamiden, menyampaikan bahwa capaian Coktas sudah mencapai 100 persen. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh kecamatan untuk memastikan keakuratan data pemilih menjelang Pemilu dan Pilkada.
“Alhamdulillah sampai triwulan III ini, Coktas sudah selesai 100 persen. Prosesnya kami laksanakan di sembilan kecamatan dengan pencocokan dan penelitian langsung di lapangan,” ujar Mario kepada awak media, Kamis (11/9/2025).
Ia menjelaskan, Coktas memanfaatkan data dari BPJS dan BPS yang kemudian diverifikasi di lapangan. Dari 28 data pemilih yang tercatat meninggal dunia, hasil pengecekan menunjukkan hampir separuh masih tercatat aktif.
“Artinya ada data yang tidak sesuai. Dari total yang kami coklit, sekitar 60 persen sesuai, sisanya perlu perbaikan,” jelasnya.
Mario menegaskan, pemutakhiran data dilakukan agar beban kerja KPU tidak menumpuk saat tahapan Pemilu maupun Pilkada mendatang serta mempermudah penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT).
“Dengan sistem ini, data terus diperbarui. Persoalan klasik seperti pemilih meninggal dunia, pindah alamat,pemilih ganda, pemilih pemula, maupun pemilih yang sudah berstatus TNI/Polri atau pensiun bisa diminimalisir sejak awal,” katanya.
Pelaksanaan Coktas ini juga turut diawasi dan dipantau langsung oleh Bawaslu Kota Gorontalo, sebagai bentuk pengawasan terhadap tahapan pemutakhiran data pemilih agar lebih akuntabel dan transparan.
Meski capaian 100 persen telah terwujud pada triwulan III, pemutakhiran data akan tetap berjalan hingga Desember 2025. “Sesuai arahan KPU RI, target 100 persen dipastikan pada triwulan III. Namun proses pemutakhiran tetap berlanjut sampai akhir tahun,” tambahnya.
Selain itu, KPU Kota Gorontalo juga sedang melakukan verifikasi data partai politik peserta Pemilu. Proses ini akan ditindaklanjuti di tingkat kota setelah tahapan di KPU Provinsi selesai. pungkas Mario. ( Hadi)




















