KOTA GORONTALO – Benteng Otanaha, salah satu ikon sejarah kebanggaan Gorontalo, belakangan ini kian sepi pengunjung. Sepinya wisatawan tersebut berdampak langsung pada turunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.
Tak ingin tinggal diam, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Gorontalo menggagas strategi baru untuk menghidupkan kembali pesona Benteng Otanaha. Caranya, dengan menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) agar setiap kegiatan study tour siswa diarahkan ke destinasi bersejarah tersebut.
“Untuk meramaikan objek wisata itu kembali, kami berinisiatif bekerjasama dengan Diknas agar siswa bisa melakukan study tour melalui mata pelajaran Sejarah,” ujar Kepala Disparpora Kota Gorontalo, Zambronie Agus, dalam rapat kerja bersama Komisi II DPRD Kota Gorontalo membahas evaluasi PAD, Selasa (16/9/2025).
Menurut Zambronie, langkah ini bukan sekadar menambah jumlah kunjungan wisatawan, melainkan juga memberikan edukasi kepada generasi muda tentang pentingnya mengenal dan menjaga sejarah daerah.
“Kami berharap program ini bisa mendapat dukungan DPRD agar dituangkan dalam kebijakan yang jelas dan berkelanjutan,” tambahnya.
Gagasan tersebut langsung mendapat apresiasi dari Ketua Komisi II DPRD Kota Gorontalo, Herman Haluti. Ia menilai, program study tour bisa menghidupkan kembali peran Benteng Otanaha sekaligus menanamkan kecintaan sejarah pada anak muda.
“Kami sangat mendukung. Setidaknya, kegiatan seperti ini bisa mengenalkan kembali kepada generasi muda bahwa Benteng Otanaha masih punya nilai sejarah yang penting,” ungkap Herman.
Tak hanya itu, Herman juga mendorong agar Benteng Otanaha tidak hanya menjadi destinasi kunjungan wisata, tetapi juga pusat kegiatan budaya.
“Insya Allah ke depan, dengan adanya kegiatan semacam ini, Benteng Otanaha bisa semakin dikenal dan jadi destinasi wisata andalan Kota Gorontalo,” tandasnya. (Hadi)




















