Gorontalo – Dalam upaya meningkatkan kualitas lulusan dan optimalisasi kurikulum, Badan Penjaminan Mutu dan Akreditasi (BPMA) Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyesuaian Formulasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) berbasis Outcome Based Education (OBE), Rabu (17/9/2025), di Ruang Akreditasi Kampus UBM Gorontalo.
Kegiatan ini dibuka oleh Rektor UBM Gorontalo, Dr. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes., dan berlangsung secara hybrid. Hadir sebagai narasumber utama, Kepala BPMA UBM Gorontalo, Dr. Ikram Muhammad, M.Si. Bimtek ini diikuti oleh wakil rektor, dekan, ketua program studi, serta dosen di lingkungan UBM Gorontalo.
Dalam sambutannya, Rektor Titin menjelaskan bahwa perubahan regulasi kurikulum di perguruan tinggi menuntut UBM Gorontalo untuk lebih fleksibel dalam penyelarasan kurikulum. Selain itu, pengembangan platform digital juga menjadi hal penting dalam mendukung pembelajaran, penjaminan mutu, serta evaluasi berkelanjutan.
“Dari sisi penjaminan mutu, penekanannya terlihat dari aspek akuntabilitas, transparansi, dan efektivitas yang berkesinambungan,” ungkap Rektor Titin.
Ia menambahkan bahwa pemerintah kini memberikan perhatian lebih terhadap pembelajaran sepanjang hayat, termasuk pengakuan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan sertifikasi kompetensi spesifik dalam program studi tertentu (Micro Credential). Oleh karena itu, UBM mendorong BPMA dan LPPM untuk memperkuat konsistensi siklus penjaminan mutu sekaligus mempersiapkan akreditasi dengan standar yang lebih ketat dan berskala global.
“Diharapkan seluruh dosen UBM Gorontalo dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten serta berdaya saing global. Hal ini selaras dengan visi UBM: Unggul, Profesional, dan Mengglobal,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala BPMA Dr. Ikram menegaskan bahwa penyelarasan CPL berbasis OBE merupakan langkah penting dalam menyesuaikan dokumen kurikulum setiap program studi, sebagaimana diatur dalam Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
“Rumusan CPL sangat penting untuk mempersiapkan lulusan sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sekaligus dapat diukur tingkat keberhasilannya,” terang Dr. Ikram.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Bimtek ini difokuskan pada peningkatan mutu UBM Gorontalo melalui fleksibilitas kurikulum, pemanfaatan teknologi, dan akselerasi penyesuaian secara simultan oleh seluruh program studi.
“Harapannya, kegiatan ini mendorong setiap prodi meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi terkini,” pungkasnya.(*)




















