BK DPRD Gorontalo Segera Panggil Anggota Dewan Terkait Video Viral Kontroversial

Anggota Badan Kehormatan DPRD Provinsi Gorontalo, Umar Karim
Anggota Badan Kehormatan DPRD Provinsi Gorontalo, Umar Karim

Otanaha.id -

Gorontalo – Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo memastikan akan segera menindaklanjuti kasus video viral salah seorang anggota dewan berinisial WM yang menuai sorotan publik.

‎Anggota BK DPRD Gorontalo, Umar Karim, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi untuk mempercepat proses penanganan kasus tersebut.

‎ “Hari ini, Jumat (19/9/2025), kami sudah berdiskusi dengan rekan-rekan BK dan sepakat untuk segera mendalami permasalahan ini,” ujarnya saat ditemui awak media.

‎Menurut Umar, meskipun tata tertib DPRD mensyaratkan adanya aduan resmi, BK tetap memiliki kewenangan melakukan evaluasi dan pemantauan ketaatan anggota dewan terhadap disiplin.

‎ “Kami akan gunakan ketentuan itu untuk menyelesaikan permasalahan ini. Senin depan, rencananya kami langsung menggelar rapat dan memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan,” tegasnya.

‎Ia menambahkan, proses penyelidikan akan dilakukan secara cepat agar tidak menimbulkan spekulasi liar di masyarakat. “Setidaknya apa yang dirasakan publik juga kami rasakan. Ada kebutuhan publik untuk mengetahui kebenaran isi konten tersebut. Oleh karena itu, kami bergerak cepat agar persoalan ini segera terang benderang,” lanjut Umar.

‎Meski begitu, Umar menegaskan BK tidak bisa menyampaikan substansi pendapat sebelum proses pemeriksaan dilakukan.

‎ “Kami memiliki kewenangan untuk memberi sanksi jika terbukti ada pelanggaran, tetapi tentu harus melalui mekanisme sesuai aturan. Kami tidak bisa mendahului dengan opini,” jelasnya.

‎Umar juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberi ruang kepada BK dalam bekerja.

‎“Kami berharap publik bersabar dan memberikan kesempatan kepada BK untuk menyelesaikan permasalahan ini berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tandasnya.

‎Kasus ini bermula dari beredarnya potongan video di media sosial TikTok yang menampilkan seorang anggota DPRD Provinsi Gorontalo dengan ucapan kontroversial. Video tersebut menuai reaksi beragam dan memicu desakan publik agar DPRD mengambil langkah tegas. (Hadi)