‎HPMIB-G Kecam Ucapan Kontroversial Aleg DPRD Gorontalo, Desak BK dan Partai Ambil Tindakan Tegas

Ketua Umum HPMIB-G, Didit Lapa
Ketua Umum HPMIB-G, Didit Lapa

Otanaha.id -

Boalemo – Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Boalemo-Gorontalo (HPMIB-G) menyatakan sikap tegas terhadap ucapan kontroversial seorang anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari daerah pemilihan Boalemo–Pohuwato yang viral di media sosial. Pernyataan aleg tersebut dinilai meresahkan dan melukai kepercayaan masyarakat.

‎Ketua Umum HPMIB-G, Didit Lapa, menegaskan bahwa ucapan itu merupakan bentuk pelecehan terhadap amanah rakyat sekaligus merusak citra lembaga DPRD. Menurutnya, wakil rakyat seharusnya menjaga integritas dan memperjuangkan kepentingan masyarakat, bukan justru mencederai kepercayaan publik.

‎“Ucapan ini adalah pengkhianatan terhadap konstitusi, sumpah jabatan, dan rakyat Boalemo. Aleg tersebut sudah kehilangan kelayakan moral sebagai wakil rakyat,” ujar Didit dengan nada tegas.

‎Sebagai langkah nyata, HPMIB-G akan segera melaporkan pernyataan aleg tersebut ke Badan Kehormatan DPRD Provinsi Gorontalo agar diproses sesuai mekanisme etik yang berlaku. Selain itu, laporan juga akan diteruskan kepada partai politik yang menaungi aleg bersangkutan.

‎HPMIB-G mendesak partai politik mengambil sikap tegas, termasuk mempertimbangkan mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) sebagai bentuk tanggung jawab terhadap konstituen.

‎“Rakyat Boalemo berhak memiliki wakil yang benar-benar memperjuangkan kepentingan mereka, bukan mempermalukan rakyat dengan ucapan yang merusak moral politik,” pungkas Didit. (Isra)