14 Dosen UBM Gorontalo Lulus Serdos 2025, Bukti Peningkatan Mutu dan Profesionalisme


Otanaha.id -

Gorontalo – Sebanyak 14 dosen Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo dinyatakan lulus Sertifikasi Dosen (Serdos) Tahap I Tahun 2025. Capaian ini menjadi prestasi berharga sekaligus wujud nyata komitmen UBM Gorontalo dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga pendidiknya.

‎Sertifikasi dosen merupakan bentuk pengakuan profesional terhadap kompetensi akademik, pedagogik, kepribadian, dan sosial dosen. Sertifikat tersebut diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI.

‎Ketua Panitia Sertifikasi Dosen Perguruan Tinggi Pengusul (PSDPTU) UBM Gorontalo sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIPB), Dr. Imam Mashudi, M.Pd, mengungkapkan bahwa pada tahun ini terdapat 18 dosen UBM yang mengikuti proses Serdos. Namun, berdasarkan hasil akhir, hanya 14 orang yang dinyatakan lulus sesuai kuota yang ditetapkan kementerian.

‎“Prosesnya melalui tiga tahapan utama. Pertama, tahap pemenuhan persyaratan administrasi, seperti masa kerja minimal dua tahun, kepemilikan sertifikat Pekerti atau Applied Approach (AA), laporan beban kerja dosen empat semester terakhir, serta status kerja aktif. Kedua, penyusunan pernyataan diri dalam unjuk kerja Tridharma Perguruan Tinggi (PDD UKTPT), termasuk penilaian persepsional diri, teman sejawat, dan pimpinan. Ketiga, penilaian portofolio hingga tahap yudisium,” jelas Dr. Imam.

‎Ia menambahkan, meski prosesnya cukup panjang dengan waktu yang terbatas, para dosen UBM mampu menyelesaikan seluruh tahapan berkat komitmen dan fokus yang tinggi. Tahun ini menjadi capaian membanggakan karena jumlah dosen yang lulus meningkat dibanding tahun sebelumnya.

‎“Teman-teman dosen memiliki semangat luar biasa, ditambah kebijakan pemerintah yang cukup fleksibel. Alhamdulillah, hasilnya sangat optimal,” tambahnya.

‎Menurut Dr. Imam, tantangan terbesar yang dihadapi dosen dalam memenuhi syarat Serdos adalah publikasi ilmiah. Karena itu, UBM Gorontalo terus mendorong dosen untuk memperbanyak riset dan publikasi di jurnal bereputasi, sesuai bidang keilmuannya.

‎Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo bersama Rektor UBM Gorontalo juga berkomitmen mendukung peningkatan kapasitas dosen melalui berbagai program, seperti pelatihan, penelitian, bimbingan teknis, workshop, hingga penguatan publikasi ilmiah. Langkah ini diharapkan dapat memperluas kontribusi UBM di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

‎“Selamat dan sukses kepada para dosen yang lulus Serdos. Ini menjadi kebahagiaan bagi seluruh sivitas akademika UBM Gorontalo. Semoga semakin meningkatkan kinerja Tridharma Perguruan Tinggi serta memberi kontribusi nyata bagi mahasiswa dan kampus,” pungkas Dr. Imam.

‎Daftar 14 Dosen UBM Gorontalo Lulus Serdos 2025:

‎Adnan Malaha, M.Si
‎Rizal, M.Si
‎Sukrianto, M.Ak
‎Siskawaty Yahya, M.Si
‎Siti Husna N. Djou, M.Si
‎Djamila Podungge, M.Si
‎Elly Ibrahim, M.Si
‎Amnatia R. Abdullah, M.Ak
‎Fitriani R. Blongkod, M.Kes
‎Maman Musa, MM
‎Arpin, M.Kes
‎Yolanda Ngabito, M.Si
‎Niluh Arwati, M.Kes
‎Fibriyanto Lakoro, M.Ak