Gorontalo – Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo memastikan akan menjatuhkan sanksi tegas terhadap anggota dewan, Wahyu Moridu (WM), usai beredarnya video viral yang menuai sorotan publik.
Ketua BK DPRD, Fikram Salilama, menegaskan bahwa kasus ini sudah sangat serius dan tidak bisa ditoleransi. BK, kata dia, segera menggelar sidang etik pekan depan sebagai respons atas desakan masyarakat.
“Pekan depan kami langsung sidangkan. Ini bukan hanya soal internal dewan, tapi juga desakan publik yang tidak bisa diabaikan,” ujar Fikram saat konferensi pers, Jumat malam (19/9/2025).
Ia menyebut potensi pemecatan terhadap WM sangat terbuka. Menurut Fikram, ucapan dan tindakan dalam video tersebut telah melewati batas kewajaran dan mencoreng kehormatan lembaga legislatif.
“Kalimat dan perbuatan dalam video itu sudah berat. Karena viral, kami harus ambil langkah tegas. Ini persoalan serius,” tegasnya.
Meski begitu, Fikram juga menyampaikan bahwa dugaan perselingkuhan yang disorot dalam video tersebut bukan hal utama. Menurutnya, yang paling memberatkan adalah ucapan kontroversial WM serta dugaan konsumsi minuman keras.
“Soal perselingkuhan, itu hal pribadi. Tapi kalimat yang diucapkan dan dugaan mengonsumsi miras, itu yang berat dan masuk pelanggaran etik,” jelas Fikram.
BK DPRD, lanjutnya, akan memanggil WM bersama perempuan yang terekam dalam video untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ia pun meminta masyarakat memberi ruang agar proses penegakan kode etik dapat berjalan sesuai aturan.
“Berikan kami kesempatan bekerja sesuai mekanisme yang berlaku di DPRD. Kami pastikan akan menuntaskan masalah ini,” tandas Fikram. (Abdi)




















