Gorontalo – Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo melaksanakan Apel Kerja dengan suasana berbeda pada Rabu (24/9/2025) pagi. Kegiatan rutin yang biasanya digelar setiap Senin, Rabu, dan Sabtu itu kali ini diselenggarakan di Musholla At Tin, diawali dengan Sholat Dhuha berjamaah dan Kuliah Tujuh Menit (Kultum).
Suasana apel terasa lebih khusyuk sekaligus memperkuat keimanan, sebelum dilanjutkan dengan penyampaian informasi terbaru dan arahan dari pimpinan.
Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG), Dr. Azis Rachman, MM, menjelaskan bahwa program Sholat Dhuha berjamaah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas spiritual sivitas akademika, memperkuat iman dan takwa, serta menumbuhkan keberkahan dalam aktivitas kampus.
“Terima kasih atas kehadiran seluruh pimpinan, dosen, dan staf. Apel kerja di Musholla ini diharapkan dapat dimanfaatkan sekaligus untuk ibadah dan penyampaian informasi penting,” ujar Dr. Azis.

Ia menambahkan, dengan mendekatkan diri melalui ibadah, sivitas akademika diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, kedisiplinan, serta membangun solidaritas dan kebersamaan.
Rektor UBM Gorontalo, Dr. Titin Dunggio, M.Si, M.Kes, menyampaikan dukungan penuh atas penyelenggaraan apel kerja yang dirangkaikan dengan ibadah di Musholla At Tin. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari program kampus dalam memakmurkan musholla, melalui sholat fardhu berjamaah serta rutin sholat dhuha dan kultum setiap Rabu pagi.
“Memulai aktivitas pekerjaan dengan ibadah dapat menanamkan nilai-nilai keislaman sebagai budaya kampus yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan,” ungkap Rektor Titin.
Pada kesempatan tersebut, kultum disampaikan oleh Plt. Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Sistem Informasi, Rizal, M.Si, dengan tema “Akhlak Baik Bersumber dari Hati yang Baik.”
Dalam penyampaiannya, Rizal mengutip hadis riwayat Bukhari dan Muslim tentang hati sebagai penentu baik-buruknya perilaku manusia. Ia menekankan pentingnya menjaga hati tetap bersih melalui dzikir, karena hati yang bersih akan melahirkan akhlak mulia, tutur kata yang menyenangkan, serta perbuatan yang bermanfaat.
“Dzikir adalah metode efektif untuk membersihkan hati dari dosa dan penyakit, sehingga menghadirkan ketenangan batin serta kekuatan spiritual dalam melaksanakan pekerjaan,” pungkas Rizal.




















