GORONTALO – Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo terus memperkuat komitmennya dalam pembentukan karakter dan transformasi Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Kuliah Umum bertema “Transformasi SDM Perguruan Tinggi dalam Membentuk Adaptif Talenta” yang menghadirkan Guru Besar Manajemen SDM Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Prof. Dr. Ria Mardiana Yusuf, M.Si.
Kegiatan yang berlangsung di Aztin Convention Center, Kampus UBM Gorontalo, pada Sabtu (27/9/2025) tersebut dipandu oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UBM Gorontalo, Dr. Darman, M.Si, sebagai moderator.
Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG), Dr. Azis Rachman, MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam beberapa bulan terakhir Kampus UBM mendapat kehormatan menghadirkan empat Guru Besar sebagai pemateri Kuliah Umum. “Diawali oleh Prof. Ismail Marzuki, Prof. Akmal Umar, Prof. Basri Modding, dan hari ini Prof. Ria M. Yusuf. Kesempatan ini harus kita manfaatkan secara optimal, terlebih Kampus UBM telah memulai proses transformasi sejak 2024,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Azis menegaskan bahwa UBM Gorontalo terus menunjukkan perkembangan signifikan melalui berbagai keunggulan, mulai dari sarana dan prasarana yang memadai, Unit Layanan Disabilitas, dosen bersertifikasi dan bergelar doktor, program internasionalisasi, inkubasi kewirausahaan, hingga program peningkatan akademik dan non-akademik mahasiswa. “Kami optimistis ke depan UBM Gorontalo akan menjadi perguruan tinggi terkemuka di Provinsi Gorontalo, bahkan di wilayah LLDikti 16 yang mencakup Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah,” tambahnya.
Rektor UBM Gorontalo, Dr. Titin Dunggio, M.Si, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Prof. Ria di kampus. Menurutnya, transformasi SDM perguruan tinggi penting untuk membentuk mahasiswa yang unggul melalui penyesuaian kurikulum, pemanfaatan teknologi informasi, serta pengembangan kewirausahaan. “Transformasi SDM ini bertujuan mencetak lulusan adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga kualitas karakter dan soft skill,” ungkap Rektor.
Ia juga menambahkan, UBM Gorontalo secara konsisten meningkatkan kualitas dosen dan tenaga kependidikan (tendik) agar profesional, berkarakter unggul, dan menjunjung tinggi integritas. “Dosen dan tendik yang unggul dapat membentuk mahasiswa berkualitas dengan daya saing global, melalui pembelajaran efektif, lingkungan inklusif, serta bimbingan yang menginspirasi,” jelasnya.
Sementara itu, Prof. Ria M. Yusuf mengungkapkan rasa bahagia atas sambutan sivitas akademika UBM. “Awalnya saya membayangkan kegiatan ini berupa diskusi terbatas di kelas, namun ternyata dilaksanakan di ruangan yang representatif dan penuh dihadiri ratusan peserta. Ini jauh melampaui ekspektasi saya,” tutur Prof. Ria. (*)




















