GORONTALO – Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo menunjukkan dukungannya terhadap peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Palang Merah Indonesia (PMI) yang digelar di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Sabtu (27/9/2025). Pihak kampus menilai, momentum ini penting untuk memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi dan PMI dalam menumbuhkan budaya kepedulian sosial di kalangan generasi muda.
Rektor UNBITA, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si., menyebut PMI sebagai mitra strategis perguruan tinggi, khususnya dalam membangun karakter kemanusiaan mahasiswa.
“Peringatan HUT PMI ini bukan hanya seremoni, tetapi bukti nyata komitmen PMI hadir bagi masyarakat. Kami mendukung penuh langkah PMI yang sejalan dengan nilai kepedulian sosial, karena itu bagian penting dalam pembentukan karakter mahasiswa,” ujar Ellys.
UNBITA sendiri dikenal aktif bermitra dengan PMI, salah satunya melalui program PMI Road to Campus yang rutin menggelar aksi donor darah di lingkungan kampus. Menurut Ellys, kegiatan tersebut telah menjadi ruang praktik langsung bagi mahasiswa untuk mengasah kepedulian sosial.
Ia menegaskan, keterlibatan mahasiswa dalam agenda PMI merupakan perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian masyarakat. “Kampus bukan hanya soal akademik, tapi juga bagaimana melatih kepekaan sosial. Kerja sama dengan PMI adalah jalan untuk memastikan hal itu terwujud,” tegasnya.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Kerja Sama, Kehumasan, dan Kesekretariatan UNBITA, Agum Presiawan Tubuon, S.AP., menyebut program donor darah di kampus merupakan “laboratorium sosial” bagi mahasiswa.
“Mahasiswa belajar bahwa ilmu yang mereka dapatkan tidak boleh berhenti di ruang kuliah. Melalui aksi donor darah, mereka ditempa untuk memahami arti kepedulian dan pengabdian,” jelas Agum.
Di akhir, Ellys kembali menegaskan komitmen UNBITA untuk terus bersinergi dengan PMI. “Kami ingin mahasiswa UNBITA tumbuh menjadi generasi berilmu sekaligus memiliki jiwa sosial yang kuat. Semoga semangat kemanusiaan ini semakin melekat dalam kehidupan masyarakat,” pungkasnya. (*)




















