Gorontalo – Apel kerja sivitas akademika Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo berlangsung khusyuk di Musholla At Tin, Senin (29/9/2025). Biasanya kegiatan ini dilaksanakan di lobby utama kampus, namun mulai hari ini dipindahkan ke musholla sebagai langkah memperkuat nilai spiritual melalui pelaksanaan sholat dhuha dan Kultum (Kuliah Tujuh Menit).
Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG), Dr. Azis Rachman, MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini kampus UBM sedang mengembangkan sarana dan prasarana, khususnya di lantai 3 Program Pascasarjana (PPs). Upaya ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas layanan serta kenyamanan mahasiswa dalam mengikuti seluruh proses akademik.
“Yayasan terus berkomitmen memberikan layanan terbaik, termasuk penyediaan infrastruktur yang nyaman. Insya Allah akhir tahun ini pembangunan bisa rampung sehingga mendukung kegiatan pembelajaran, menciptakan suasana kelas yang kondusif, serta meningkatkan daya saing dan mutu pendidikan UBM secara menyeluruh,” jelas Dr. Azis.
Sementara itu, Rektor UBM Gorontalo, Dr. Titin Dunggio, M.Si, M.Kes, menegaskan bahwa pemindahan apel kerja ke Musholla At Tin merupakan bagian dari upaya meningkatkan nilai keagamaan, mempererat ukhuwah, sekaligus memakmurkan musholla dengan berbagai kegiatan akademik dan spiritual.
Pada kesempatan tersebut, Kultum disampaikan oleh Direktur Program Pascasarjana (PPs) UBM Gorontalo, Prof. Dr. Arifin Tahir, M.Si, atau yang akrab disapa Prof. Arta. Ia mengangkat tema “Keutamaan bagi Orang Beriman dan Berilmu Pengetahuan”.
Prof. Arta mengutip Surat Al-Mujadilah ayat 11 yang menegaskan bahwa Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan beberapa derajat. Ia juga menekankan pentingnya adab dalam majelis ilmu, termasuk saling menghormati dan memberi ruang bagi sesama.
“Ayat ini menegaskan bahwa iman dan ilmu adalah kunci untuk meraih martabat tinggi di sisi Allah SWT. Iman menjadi pondasi hidup, sedangkan ilmu adalah jalan mencapainya. Keduanya harus berjalan beriringan,” terang Prof. Arta.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menjaga adab di lingkungan kampus. Perguruan tinggi, sebagai tempat menuntut ilmu, harus menjadi ruang yang menanamkan akhlak mulia, rasa saling menghormati, dan penghargaan terhadap sesama sivitas akademika.
“Insya Allah seluruh civitas UBM Gorontalo akan senantiasa menjunjung tinggi akhlak mulia dalam setiap aktivitas akademik, sekaligus menyebarkan kebaikan melalui proses pembelajaran. Dengan begitu, lulusan UBM akan menjadi insan yang unggul, profesional, dan berdaya saing global,” tutupnya.




















