GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Gorontalo, dan Dewan Kerja Daerah (DKD) Pramuka terus memperkuat sinergi dalam mematangkan persiapan pelaksanaan Peran Saka Nasional 2025.
Rapat teknis yang digelar di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Limboto, Rabu (1/10/2025), menjadi ajang evaluasi dan konsolidasi lintas sektor. Pertemuan ini dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, jajaran OPD provinsi dan kabupaten, serta pengurus Kwarda dan Kwarcab Pramuka.
Bupati Sofyan Puhi menegaskan pentingnya kolaborasi untuk memastikan kesiapan Gorontalo sebagai tuan rumah. Ia menilai, selain ajang nasional, Peran Saka juga menjadi kesempatan strategis memperkenalkan potensi daerah. “Dari aspek infrastruktur, keamanan, hingga dukungan masyarakat, kami sudah siap menyambut ribuan peserta,” ujarnya.
Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie menyampaikan apresiasi atas capaian persiapan yang telah dilakukan. Ia berharap panitia bekerja maksimal agar penyelenggaraan Peran Saka Nasional 2025 di Gorontalo menjadi yang terbaik sepanjang sejarah. “Kita ingin Gorontalo dikenang sebagai tuan rumah terbaik,” tegasnya.
Dalam rapat teknis tersebut, sejumlah hal strategis turut dibahas, mulai dari kesiapan lokasi perkemahan, logistik, akomodasi peserta, agenda kegiatan, hingga koordinasi mitigasi risiko dengan BMKG.
DKD Pramuka memastikan seluruh lini terus bekerja secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah. Sinergi ini diharapkan mampu menjawab setiap tantangan teknis dan memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan.
Dengan berbagai langkah yang tengah dimatangkan, Gorontalo optimis mampu menggelar Peran Saka Nasional 2025 dengan sukses, sekaligus mempertegas identitasnya sebagai Bumi Serambi Madinah yang ramah terhadap kegiatan nasional. (Hadi)





















