GORONTALO – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram A Z Salilama, meminta Pemerintah Provinsi segera merealisasikan pembangunan sekolah menengah atas (SMA) di Kecamatan Hulontalangi. Aspirasi ini ia sampaikan dalam rapat paripurna ke-32 DPRD yang dihadiri Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur, Senin (14/7/2025).
Fikram menegaskan, keberadaan SMA di Hulontalangi sudah menjadi kebutuhan mendesak. Setiap tahun, warga setempat kesulitan mendapatkan akses pendidikan menengah atas akibat aturan zonasi.
“Permintaan ini datang dari masyarakat karena aturan zonasi membuat anak-anak harus berjuang mencari sekolah di luar wilayah mereka,” kata Fikram.
Ia menjelaskan, siswa dari Tanjung Keramat, Tenda, hingga Pohe terpaksa menempuh jarak jauh hanya untuk masuk SMA Negeri 1, sekolah yang menjadi zonasi utama. Kondisi ini, menurutnya, sangat membebani orang tua.
“Banyak masyarakat di Tanjung Keramat tidak bisa masuk SMA Negeri 1 karena kuota zonasi. Mereka akhirnya harus mencari sekolah lain yang lokasinya jauh dari tempat tinggal,” tambahnya.
Fikram mengungkapkan, aspirasi pembangunan SMA di Hulontalangi sudah tiga tahun berturut-turut disuarakan masyarakat, namun hingga kini belum terealisasi. Ia berharap pemerintah kali ini benar-benar menindaklanjuti kebutuhan tersebut.
“Oleh karena itu kami mohon perhatian serius. Kehadiran SMA di Hulontalangi akan menjadi solusi bagi warga yang setiap tahun terhambat zonasi,” pungkas Fikram. (Hadi)




















