BONE BOLANGO – Inspektorat Daerah Kabupaten Bone Bolango akhirnya memberikan klarifikasi terkait beredarnya foto salah satu pejabat berinisial RH yang terlihat duduk bersama seorang yang diduga kontraktor.
Inspektur Daerah Bone Bolango, Fredy Lasut, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut benar terjadi pada Juli 2025 di rumah kontraktor. Namun, ia menegaskan pertemuan itu berlangsung dalam rangka silaturahmi, mengingat keduanya sudah lama saling mengenal.
“Dari hasil klarifikasi, tidak ditemukan indikasi adanya praktik yang melanggar hukum,” tegas Fredy.
Meski begitu, Fredy menekankan pentingnya para pejabat pengadaan untuk menjaga etika dan profesionalitas sebagai aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, pejabat harus senantiasa menghindari potensi konflik kepentingan, serta menjunjung tinggi integritas, netralitas, dan akuntabilitas.
Sebagai tindak lanjut, Inspektorat merekomendasikan sejumlah langkah, di antaranya penguatan kode etik ASN melalui pembinaan berkelanjutan, sosialisasi aturan larangan gratifikasi, serta memperkuat mekanisme pengendalian internal agar tidak menimbulkan kesalahpahaman publik.
Selain itu, penerapan pakta integritas yang lebih ketat bagi seluruh pejabat pengadaan juga akan diperkuat.
“Dengan klarifikasi ini, kami berharap polemik yang sempat berkembang dapat diluruskan sekaligus menjadi momentum memperkuat kembali integritas ASN di Bone Bolango,” pungkas Fredy. (Hadi)




















